Jumat
28 Agustus 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpinan DPRD Lamongan Desak Pemkab Gratiskan Swab Antigen untuk Santri

pdip-jatim-lamongan-260421

LAMONGAN – Wakil Ketua DPRD Lamongan H Darwoto meminta pemkab untuk menggratiskan biaya tes swab antigen untuk para santri. Pasalnya, pasca libur lebaran para santri akan kembali nyantri atau menuntut ilmu dengan cara tinggal di pondok pesantren.

Menurut wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini, fasilitasi tes swab gratis adalah untuk kesehatan anak-anak yang notabene warga Lamongan. Apalagi pandemi Covid-19 mengakibatkan kontraksi ekonomi yang berimbas pada menurunnya penghasilan sebagian besar rakyat, tak terkecuali wali santri.

“Alangkah bijaknya, Pemkab Lamongan hadir di tengah-tengah wali santri untuk menyediakan fasilitas swab antigen gratis. Sebab biaya untuk swab anti gen mencapai ratusan ribu rupiah,” ujar politisi asal Kecamatan Brondong ini.

Pak Dar, sapaan akrabnya, mengungkapkan, Pemkab Gresik, Malang dan Bondowoso mampu menyediakan fasilitas antigen gratis untuk santri yang akan kembali mukim di ponpes setelah libur lebaran.  

Hal serupa juga disampaikan sejawat Darwoto di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, yakni Abdul Shomad.

“Seyogyanya pemerintah hadir di tengah kesulitan warganya. Apalagi krisis pandemi Covid-19 juga belum kunjung berakhir,” ucap Shomad.

Ketua Komisi D DPRD Lamongan ini menambahkan, kalau pemkab menyediakan fasilitas tes swab gratis bagi santri yang akan kembali ke pondok, maka bagi yang sudah terlanjur membayar, pemkab bisa segera mengembalikan biaya tersebut kepada wali santri.

“Mekanisme pengembalian biaya dengan cara menunjukkan kwitansi pembayaran swab antigen, sebelum pemkab benar-benar menyediakan fasilitias antigen gratis bagi santri,” pungkas Shomad.

Desakan dari Darwoto dan Shomad kepada pemkab sebagai upaya memperjuangkan keluhan yang ia terima dari wali santri. Bagi orang tua santri, kelengkapan administrasi berupa surat keterangan dari desa dan hasil tes swab antigen untuk anaknya yang akan kembali nyantri mengandung sejumlah nominal yang lumayan besar.

Kelengkapan administrasi tersebut menjadi persyaratan penting bagi santri khususnya yang akan menimba ilmu di luar kota. Keluhan dari wali santri juga disampaikan oleh pihak PCNU Lamongan yang diteruskan kepada pihak dewan. (ak/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...