Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Porang di 2 Desa Ini Dapat Modal Rp 5,7 M dari BNI

pdip-jatim-arifin-dana-kur-170621

TRENGGALEK – Sejumlah 228 petani porang dari Desa Puyung dan Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) skala mikro dari BNI senilai Rp 5,7 miliar.

Penyaluran dana KUR ini digelar secara simbolis di Pendopo Trenggalek dan dihadiri Bupati Moch. Nur Arifin, Kepala Wilayah 18 BNI Beby Lolita Fitiani beserta jajaran dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Arifin mengaku senang para petani porang mendapat dana pembiayaan dari BNI.

“Saya juga senang kalau BNI ini dengan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) ini kemudian memberikan KUR mikro,” kata Arifin, Kamis (17/6/2021).

Kader Banteng ini juga merasa lega karena dana permodalan dari BNI ini tidak menggunakan agunan atau jaminan apapun. Selain itu dari pinjaman tersebut petani porang mendapatkan asuransi.

“Jadi sekarang tugasnya petani tinggal bagaimana memastikan tanamannya sebaik–baiknya,” ujarnya.

Dia juga minta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek untuk menyiapkan sarana dan prasarana produksi tanaman porang yang dihasilkan para petani.

“Alihkan teknologinya, paling tidak kalau biasanya jual umbi, mungkin sekarang bisa jual dalam bentuk rajangan atau dalam bentuk tepung dan lain sebagainya,” terang Arifin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini pun yakin, dengan banyaknya lahan tanaman porang di Kabupaten Trenggalek saat ini, tentunya membuat para investor mulai melirik komoditas tanaman porang di Kabupaten Trenggalek.

“Nah ini akan kita pertajam, dan semoga nanti betul – betul bisa mengungkit Kabupaten Trenggalek melalui emas hijau yang namanya tanaman porang,” harapnya.

Saat ini, tanmbah dia, banyak petani di Trenggalek yang mulai beralih menjadi petani porang. Oleh karena itu dia berpesan agar pola penanaman porang tidak merusak tanaman yang ada sebelumnya.

“Jangan sampai karena ingin menanam porang kemudian, kayu – kayunya ditebangi semua, habis itu diganti porang. Kalau bisa penanaman porang itu di bawah tegakan saja,” imbaunya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...