Rabu
12 Agustus 2026 | 11 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani-Nelayan Curhat ke Jokowi

jokowi - petani cilacap

jokowi - petani cilacapCILACAP — Sejumlah petani Desa Gentasari, Kroya, Cilacap, Jawa Tengah, mengeluhkan kelangkaan pupuk urea dan serangan hama yang menyerang tanaman padinya kepada calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Keluh kesah juga disampaikan kalangan nelayan saat Jokowi mengunjungi Pandanarang, Cilacap Selatan.

“Saya bilang ke Pak Jokowi mengenai pupuk untuk dikendalikan,” kata seorang petani, Mahmudi, seusai berkeluh kesah kepada Jokowi, Jumat (13/6/2014).

Dia mengatakan, harga pupuk saat ini terus naik karena stoknya semakin langka. Harga pupuk urea ukuran 50 kilogram dibelinya seharga Rp 120.000 dari harga sebelumnya yang hanya Rp 80.000. Akibat kesulitan mendapat pupuk, kata Mahmudi, produksi pertaniannya menjadi tak maksimal.

Jika biasanya lahan satu hektar bisa menghasilkan tujuh ton gabah kering giling, kini penghasilan menyusut menjadi maksimal lima ton saja. Selain pupuk, Mahmudi juga mengeluh sulitnya mengatasi serangan hama pada lahan tani di desanya. Hama yang dimaksud adalah hama tikus dan keong.

“Pak Jokowi cuma bilang iya, insya Allah katanya, nanti kalau sudah jadi (presiden),” kata Mahmudi.

Sementara, saat Jokowi mengunjungi tempat pelelangan ikan Pandanarang, sejumlah nelayan berkeluh kesah. Mereka mengeluhkan minimnya alat melaut yang memadai untuk mencari nafkah.

Salah satu nelayan, Sudiyono, mengatakan, dirinya meminta Jokowi untuk memberi bantuan jala, kapal motor, dan lainnya. Ia berharap bantuan tersebut langsung diberikan kepada nelayan tanpa melalui perantara.

“Kalau ada bantuan langsung ke kami-kami, jangan melalui pengurus,” kata Sudiyono.

Pria berusia 35 tahun itu melanjutkan, bantuan alat-alat melaut diperlukan agar para nelayan di Pandanarang dapat lebih produktif. Ia mengatakan, saat ini nelayan di desanya sedang paceklik karena waktu melaut terhalang cuaca buruk.

Saat berada di Pandanarang, Jokowi disambut ratusan warga yang banyak di antaranya adalah nelayan. Di lokasi itu pula, satu kelompok relawan mendeklarasikan dukungan sebagai Ikatan Relawan Ngapak Joko Widodo (Ireng Joko). Merekapun menyatakan sanggup memenangkan calon presiden nomor urut 2 tersebut.

Di tengah Jokowi berorasi, merekapun meneriakan ‘Hidup Jokowi, Jokowi presidene inyong (saya)’. Antusiasme nelayan dalam menyambut kedatangan capres no-2 itu di kawasan Teluk Penyu Cilacap. Mereka terus mengelu-elukan, hingga meninggalkan mereka untuk melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Darussalam Cilacap. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...