Jumat
16 Oktober 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pertama di Indonesia, Durian Merah Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Indikasi Geografis

PDIP-Jatim-Durian-Merah-22012026

BANYUWANGI – Durian Merah Banyuwangi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis (IG). Komuditas hortikultura khas Banyuwangi ini menjadi yang pertama kali diterbitkan di Indonesia untuk buah durian.

Sertifikat IG tersebut diterbitkan Kementerian Hukum melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis setelah melalui proses panjang sejak pertama kali diajukan pada 2023.

“Alhamdulilah, sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi sudah terbit. Dan ini pertama yang ada di Indonesia IG untuk durian merah,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu (21/1/2026).

Ipuk merasa bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas pemberian sertifikat IG pada salah satu produk Banyuwangi, yaitu Durian Merah.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu berharap pengakuan IG ini bisa menjadi alat promosi, semakin meningkatkan produktifitas petani, terutama di wilayah Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, sekaligus mendorong kunjungan wisata ke Banyuwangi.

“Ayo datang ke Banyuwangi, nikmati durian merahnya. Karena durian merah Banyuwangi sangat unik yang tak dimiliki daerah lain,” ajak Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Ilham Juanda, menambahkan, Durian Merah Banyuwangi (Durio Zibethinus L) memiliki keunikan warna daging buah merah, cita rasa khas, serta aroma yang kuat.

Kekhasan ini terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti tanah, iklim, dan ketinggian wilayah, serta pengetahuan lokal dan praktik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Durian merah ini dikelompokkan dalam beberapa gradasi warna daging, yakni merah, merah pelangi, dan merah semburat. Karakteristik fisiknya meliputi bentuk buah bulat hingga lonjong, warna kulit kuning-hijau, jumlah juring 4-7, ketebalan daging 4,2-18,5 milimeter, serta porsi daging mencapai 41,7 persen.

“Dari sisi organoleptik, durian ini memiliki aroma kuat, rasa manis-pahit seimbang, tekstur lembut dan pulen, serta kandungan gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dan lemak yang relatif rendah,” ujar Ilham.

Ia mengatakan, durian merah Banyuwangi tergolong jenis durian langka. Tercatat baru 6 pohon induk yang sudah didaftarkan IG dengan perkiraan produksi rata-rata 4 ton per pohon.

Durian Merah Banyuwangi ini berasal dari 6 varietas unggul nasional. Di antaranya, Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan. Keenam varietas tersebut ditanaman di wilayah Kecamatan Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin dan Srono.

“Sejak tahun 2015 tercatat sudah 12 jenis durian lokal Banyuwangi yang didaftarkan sebagai varietas unggul. Dari 12 jenis durian unggul lokal tersebut, 6 jenis adalah durian merah,” terangnya.

Secara keseluruhan, luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan produksi buah durian mencapai 27.890 ton. Tersebar di Kecamatan Songgon, Licin, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Singojuruh, Glagah dan Srono.

Ilham menambahkan, pihaknya mewakili Bupati Banyuwangi telah menyerahkan sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Songgon.

“Dengan perlindungan ini, kekayaan genetik lokal Banyuwangi tidak bisa dicuri, diklaim, dan penyalahgunaan pihak luar,” terang dia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...