oleh

Perkumpulan Eks-TKI Merapat ke Gus Ipul-Puti Guntur

-Berita Terkini-10 kali dibaca

SURABAYA – Eks-tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sudah kembali ke kampung halamannya tak luput dari perhatian pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Bersama ibu-ibu penggiat koperasi, bekas pekerja di luar negeri yang mayoritas kaum perempuan itu ditemui Puti di Kanigoro, Kabupaten Blitar, kemarin.

Puti mengatakan, dia bersama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menaruh perhatian besar kepada mantan TKI, khususnya dalam hal pemberdayaan agar ekonomi mereka makin kuat.

“Kami memberi perhatian besar terhadap penguatan ekonomi kaum perempuan. Kami punya komitmen memperkuat UMKM, dengan bantuan modal dan pendampingan kerja,” kata Puti.

Dalam kesempatan bertemu Puti, ibu-ibu penggiat koperasi dan eks-TKI di Blitar menunjukkan hasil kerja kreatif mereka. Salah satunya, batik. Puti mengamati satu per satu karya mereka.

“Sudah bagus, baik kualitas maupun motif. Ibu-ibu punya banyak kesempatan untuk meningkatkan motif kreatifnya. Bisa dikolaborasi dengan mendatangkan seniman dan desainer,” ujarnya.

Mendapat penjelasan itu, seorang pengrajin batik Eni Suciwati merasa senang. Batik adalah warisan leluhur. Dan, setiap daerah memiliki ciri khasnya. “Kami tunggu Mbak Puti mendatangkan seniman dan desainer,” kata Eni.

Di Kabupaten Blitar, para eks-TKI itu membentuk wadah komunikasi, yang diberi nama Pertakina (Perkumpulan Purna TKI Indonesia). Jaringan wadah ini juga menjulur di Trenggalek, Ngawi, Tulungagung, Kediri dan Ponorogo.

Anggota Pertakina kebanyakan perempuan. Menurut Sucipto, saat ini jumlah anggota Pertakina mencapai 900 orang, untuk wilayah Kabupaten Blitar.

Saat ini para mantan TKI ini banyak mendirikan usaha di tanah kelahirannya.

“Setelah lama menjadi TKI di Malaysia, Hongkong, Arab Saudi, Singapura, Jepang, Korea dan lain-lain mereka lalu membuat usaha kecil-kecilan di rumah. Alhamdulillah banyak yang sukses,” kata Sucipto, penggagas Pertakina di Kabupaten Blitar.

Sucipto sendiri mengaku sangat mendukung apa yang menjadi program kerja dari pasangan calon nomor 2. Seperti soal pemberdayaan perempuan, meningkatkan sektor UKM.

Sebab, itu sama saja dengan memberikan kemakmuran, menambah perekenomian keluarga. “Ini sangat bagus. Apalagi ada program pendampingan, pelatihan dan pemberian modal untuk pegiat UKM. Perlu ada dukungan,” katanya.

Karena itu, pihaknya mendukung Gus Ipul-Mbak Puti di Pilgub Jatim 2018. “Semoga Gus Ipul-Mbak Puti jadi. Terpilih,” ujarnya. (goek)