oleh

Peringati Natal, TMP Dukung Kemerdekaan Palestina

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, perayaan Natal harus memiliki spirit perubahan dengan cinta kasih.

Maka itu, dengan momentum Natal tahun ini, umat kristiani di Indonesia harus mendukung dan bersatu untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Dia menegaskan, bahwa turut serta mewujudkan perdamaian dunia merupakan amanat kontitusi yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Dimana cita-cita didirikannya negara Indonesia merupakan bagian dari membangun persaudaraan dunia.

“Maka itu, dalam peringatan Natal ini kita aktualisasikan dalam dinamika politik nasional,” kata Hasto saat menghadiri Peringatan Natal yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) di Gedung Mulia Raja, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (22/12/2017).

Menurut Hasto, tema yang diusung TMP sebagai salah satu organisasi sayap PDI Perjuangan dalam perayaan natal tahun ini, yakni bersatu untuk Palestina, merupakan bentuk aktualisasi dan implementasi dari esensi bernegara.

“Esensi bernegara juga turut mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Sebab kemerdekaan merupakan hak segala bangsa; maka itu kita mendukung kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Hasto juga berpesan pada peringatan Natal tahun ini menjadi momentum bagi umat kristiani untuk hadir menjadi penolong terhadap sesama. Sebab, bentuk cinta kasih adalah dengan peduli terhadap sesama.

“Mari perayaan Natal ini menjadi semangat bersama. Kita harus menangis dan tertawa bersama rakyat, kita harus menjadi pelayan bagi sesama,” tuturnya.

Selain Hasto, perayaan Natal tersebut juga turut dihadiri Ketua Umum Bamusi Hamka Haq, dan Perwakilan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Taher Hamad.

Sementara itu, Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait mengajak umat Kristiani agar menjadi umat yang cinta perdamaian. Maka Itu, TMP memiliki sikap yang tegas terkait Palestina. TMP akan mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina untuk mewujudkan perdamaian.

“Sebagai sayap partai, TMP tegas menjalankan tujuan dilahirnya bangsa Indonesia, yakni mewujudkan perdamaian dunia dan melawan bentuk penjajahan di muka bumi,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, pria yang akrab disapa Ara ini di hadapan 6.000 umat kristen dari jamaah gereja seluruh Jakarta berdoa dengan perayaan Natal ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar dibukakan pintu hatinya agar bijak dalam mengambil sebuah keputusan.

Pada perayaan Natal kali ini, seluruh jamaah menggalang dana untuk rakyat Palestina. Dan dana yang terkumpul 2.000 dolar Singapura dan Rp 59.325.000.

Upaya nyata ini disambut hangat oleh Perwakilan Duta Besar Palestina, Taher Hamad. “Kami (rakyat Palestina) sangat berterima kasih kepada rakyat Indonesia yang selalu mendukung dan peduli kepada kita,” ucap Taher. (goek)

rekening gotong royong