oleh

Perda Sungai untuk Wujudkan Cita-cita Keadilan Sosial

pdip-jatim-Sugeng-Pujianto-fraksi-dprd-jatimSURABAYA – Jawa Timur sebentar lagi bakal jadi tuan rumah Kongres Sungai  (KSI) ke-2 pada  20-24 Agustus 2016 di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.  Kongres Sungai Indonesia bertujuan membuat konsep pengelolaan sungai untuk kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi rakyat  Jatim, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

“Kongres Sungai merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang peduli untuk mewujudkan sungai sebagai pusat peradaban bagi kelangsungan hidup yang sejahteraan dan berkeadilan bagi masyarakat Jatim,“ kata Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Drs. Sugeng Pujianto, Senin (27/6/2016).

Sejalan dengan semangat dalam KSI tersebut, Sugeng mengharap Jatim segera memiliki peraturan daerah (perda) yang mampu mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi rakyat.

“Fraksi PDI Perjuangan berharap bahwa perda yang masih dalam pembahasan ini dapat menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan cita-cita keadilan sosial bangsa Indonesia. Menjadi jalan untuk memerangi sistem kapitalisme,“ ujar Sugeng, mensitir pesan Bung Karno.

Dalam pesan yang tertuang dalam buku berjudul “Pancasila Sebagai Dasar Negara“ tersebut, Bung Karno mengatakan bahwa cita-cita kita dengan keadilan sosial ialah satu masyarakat yang adil dan makmur, dengan menggunakan alat-alat industri, alat-alat teknologi yang sangat modern. Asal tidak dikuasai oleh sistem kapitalisme.

Dengan semangat tersebut Fraksi PDI Perjuangan mengharapkan dukungan sepenuhnya dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk pelaksanaan KSI ke-2 yang akan datang. Hal ini sebagai bentuk nyata komitmen bersama untuk merevitalisasi keberadaan sungai di Jawa Timur.

Kongres ini, kata Sugeng, menindaklanjuti Kongres Sungai Indonesia pertama pada Agustus 2015 di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.  “KSI yang pertama telah menghasilkan Maklumat Serayu, yang berisikan ajakan untuk menjalankan revolusi pengelolaan dan kawasan daerah aliran sungai,“ ungkap Sugeng. (guh)