Kamis
22 Oktober 2026 | 1 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengasuh Al-Fattah Kikil Ingin Diana Sasa Jadi Aspirator Pesantren

pdip-jatim-211101-sasa-al-fattah-kikil-1

PACITAN – Ada getar keharuan dirasakan Diana Amaliyah Verawatiningsih, saat legislator DPRD Provinsi Jawa Timur ini menapak jalan masuk menuju kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah, Kikil, Arjosari, Kabupaten Pacitan, Senin (1/11/2021).

Perlahan, perempuan yang akrab disapa Diana Sasa ini melewati para santriwan/santriwati yang menyambutnya dengan sikap takzim.

Sejenak ingatannya meloncat ke masa silam, di tahun 2000-an, ketika pernah nyantri di pesantren ini. Saat itu, para santri Ponpes Al-Fattah juga selalu menyambut tamu dengan sikap takzim.

Makin bergetar hatinya, ketika para santri Ponpes Al-Fattah menyambutnya meriah dengan iringan sholawat. Sambil berjalan menuju ruang acara, dia pun mengikuti alunan Sholawat Nabi dengan suara lirih.

Sasa mengatakan, kunjungannya ke Ponpes Al-Fattah untuk reuni dan sowan dengan para pengasuhnya. Sebagai alumnus, politisi kelahiran Pacitan ini mengaku sudah lama ingin berkunjung ke pesantren tersebut,

“Sudah lama saya memendam keinginan untuk sowan kepada Romo Yai, karena saya merasa berutang ilmu. Berutang ilmu kepada Pondok Kikil,” ungkap Sasa, saat bertemu pengasuh Ponpes Al-Fattah, Kikil, KH Burhanuddin Amin.

Di depan para pengasuh ponpes, dan para santri, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini mengaku, banyak mendapat ilmu saat nyantri di Ponpes Al-Fattah,

Menurutnya, meski hanya singkat, saat mondok dia menemukan banyak buku penting yang membuka wawasan tentang keislaman, seperti soal sejarahnya, perkembangannya, dan lainnya.

“Maka kedatangan saya sebagai bentuk terima kasih saya kepada almarhum Ustadz Abbas dan Kyai Burhan yang sudah memberi saya kesempatan untuk membaca buku di perpustakaannya”, ucap Sasa

“Karena saya menemukan banyak buku di Pondok Kikil, maka saya membawakan beberapa buku bacaan untuk para santri sebagai bentuk terima kasih,” ujarnya.

Dia lantas mengajak para santri agar tidak merasa rendah diri atau minder meski berasal dari desa. “Banyaklah membaca buku agar wawasan meluas dan dapat menaklukkan dunia,” tuturnya.

“20 Tahun setelah saya membaca buku-buku di Pondok Kikil, saya bisa menjadi anggota dewan. Sungguh saya berhutang ilmu pada pondok ini. Semoga kelak lahir penerus saya dari pondok Kikil,” imbuh Sasa.

Sedang KH Burhanuddin Amin, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Sasa.

Kyai Burhanuddin juga menyampaikan harapan kepada Sasa selaku wakil rakyat tingkat provinsi, agar menjadi aspirator bagi pesantren di Kabupaten Pacitan, khususnya Ponpes Al-Fattah, Kikil.

Menurutnya, Ponpes Al-Fattah Kikil berkiprah mulai tahun 1977. “Sudah sekitar 50 tahunan. Namun pondok ini juga masih butuh dukungan, baik dukungan moril maupun materiil, supaya kemajuan pondok ini semakin pesat,” Kyai Burhanuddin. (mtd/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gerakan Pangan Murah di Blitar, Rijanto Ajak Warga Hemat Pengeluaran Keluarga

Bupati Blitar Rijanto mengajak warga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari untuk memenuhi kebutuhan ...
LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...