Senin
24 Agustus 2026 | 12 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pendaftaran Bacabup Tanpa Mahar, PDIP Malang Jaring 8 Kandidat, Mojokerto 7

pdip-jatim-logo-pilkada-serentak-2020

MALANG – PDI Perjuangan Kabupaten Malang sudah menjaring 8 bakal calon bupati dengan mengusung spirit tanpa mahar. Para bacabup yang siap berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang 2020 tersebut mendaftar selama masa penjaringan 5 – 11 September 2019.

Delapan 8 bacabup yang mendaftar, yakni Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman, Rektor Universitas Islam Raden Rahmat Malang Hasan Abadi, Sekda Pemkab Malang Didik Budi Muljono, Kades Pujiharjo Hendik Arso, Wakil Ketua Lesbumi Jumali, pengusaha Wibi, Dicky dan Wahyu Edi Setiawan.

Mereka sudah mengembalikan formulir pendaftaran sampai saat penjaringan ditutup. Sedangkan tahapan verifikasi internal PDC PDIP Kabupaten Malang pada 16 September, untuk selanjutnya rekomendasi kewenangan DPP PDIP.

“Proses penjaringan tanpa mahar. Tim melakukan verifikasi internal hasilnya nanti diserahkan ke DPD Jatim dan DPP,” kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, Selasa (17/9/2019).

Selain membuka pendaftaran di DPC PDIP Kabupaten Malang, bagi warga yang berminat bisa mendaftarkan diri langsung lewat DPD PDIP Jatim dan DPP PDI Perjuangan.

Didik menjelaskan penjaringan ini satu paket, yakni calon bupati dan calon wakil bupati. Pihaknya menjaring bakal pasangan calon karena ingin membuka kesempatan bagi masyarakat secara luas.

“Perolehan suara PDIP mencukupi, bisa melaksanakan atau mengusung calon sendiri. Kami dapat 12 kursi di DPRD, sama dengan PKB, tapi perolehan suara kami lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, di Kabupaten Mojokerto, DPC PDIP setempat sampai penutupan masa pendaftaran bacabup dan bacawabup, telah menjaring 7 nama kandidat.

Ke-tujuh kandidat yang siap bertarung di Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 itu, yakni Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi yang sekarang Wakil Bupati Mojokerto, dan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendapatan Pemprov Jawa Timur Purwo Santoso. Keduanya mendaftar sebagai calon bupati.

Lalu, ada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto Firman Effendi, Kepala Desa (Kades) Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Agus Suprayitno, pengusaha atau kontraktor asal Mojokerto Kustanto dan Sunarto, serta anggota DPRD Kota Mojokerto Muhammad Rizky Fauzy Pancasilawan. Mereka mengambil formulir bakal cawabup. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...