Rabu
17 Juni 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Sweeping Pendatang Baru Pasca Lebaran

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baru

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baruSURABAYA – Pemkot Surabaya mensweeping pendatang baru yang masuk Kota Pahlawan pasca Lebaran. Bagi yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan jelas, akan dirazia.

Wali Kota Tri Rismaharini mewanti-wanti masyarakat yang kembali ke Kota Surabaya. Pendatang yang masuk ke Surabaya sewaktu arus balik harus disertai dengan identitas dan tujuan yang jelas.

Menurut Wali Kota Tri Rismaharini, sweeping di pemukiman warga dan perumahan itu dilakukan jajaran mulai dari lurah, camat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), hingga Satuan Polisi Pamong Praja.

“Kami akan melihat identitasnya. Kalau data dan pekerjaannya tidak jelas, akan kami razia,” kata Risma, kemarin.

Bagi yang tak bisa menunjukkan identitas dan pekerjaan, mereka bakal dibawa ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya. Setelah melalui beberapa prosedur, mereka diminta pulang ke daerah masing-masing.

Dia menambahkan, pemkot akan rutin melakukan patroli dan razia usai Lebaran. Pihaknya menilai, sweepung penting dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan angka urbanisasi ke Surabaya, dan mencegah munculnya masalah sosial baru di perkotaan.

“Sebelum Lebaran sudah kita sweeping. Kita punya datanya, nanti kita cek lagi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya memberlakukan sikap tegas bagi pendatang yang tidak memiliki pekerjaan di Surabaya. Agar tidak kecolongan, pemkot tidak akan mengeluarkan Surat keterangan tinggal sementara (SKTS) bagi warga pendatang.

“Kita tidak mudah memberikan SKTS. Kita tidak mau kecolongan,” tandasnya.

Selama masa libur panjang Lebaran tahun ini, Pemkot Surabaya bersiaga mengamankan wilayah dan arus jalur mudik dan arus balik. Kesiapan Pemkot tersebut sudah dilakukan setelah apel pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H serta angkutan Lebaran di halaman Taman Surya, pada awal Juli lalu.

Menurut Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya Soemarno, pengamanan berlangsung hingga H+ Lebaran. Tugasnya membantu jajaran TNI/Polri dan masyarakat untuk mengamankan wilayahnya, serta melakukan pengawasan terkait hiburan malam, PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), dan angkutan Lebaran. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...
KABAR CABANG

PAC Nguntoronadi Bersih-bersih Situs Dewi Sri

MAGETAN – Langkah kaki sejumlah pengurus dan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Ranting Nguntoronadi tampak ...