Pemkab Ngawi Siapkan Satgas Covid Tingkat Desa Saat Mudik Lebaran

 104 pembaca

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menyiapkan satuan tugas penanganan Covid-19 hingga tingkat desa selama pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko usai menghadiri rapat koordinasi kesiapan menghadapi mudik lebaran.

Di temui usai rapat, Rabu (21/4/21), Wabup Antok (panggilan akrab Dwi Rianto Jatmiko) mengatakan, pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro telah berjalan sampai tataran tingkat Desa. Keberadaan satgas covid di tingkat desa bisa mendukung pelaksanaan larangan mudik.

“Satgas desa sudah kita siapkan untuk difungsikan saat momen mudik ini,” ungkap Wabup Antok.

Selain satgas covid di tingkat desa, Pemkab Ngawi akan menyiapkan pos penyekatan di 6 titik selama larangan mudik diberlakukan. Diantaranya pos penyekatan, pos pelayanan, dan pos di tempat wisata.

Masing-masing pos direncanakan akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas utamanya fasilitas rapid tes anti gen.

“Ada 6 titik, kemungkinan akan dilengkapi dengan fasilitas diantaranya rapid anti gen,” ujar Wabup Antok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi.

Menurut Wabup Antok, desa menjadi ujung tombak satgas covid di tingkat Kabupaten Ngawi. Desa bisa berfungsi maksimal dalam rangka larangan mudik lebaran tahun ini.

“Pemerintahan Desa sudah diberi arahan agar berkomunikasi dengan warganya melalui pengurus RT, untuk memberikan pemahaman kepada warganya yang berada di perantauan agar tidak mudik,” jelas Wabup Antok.

Lebih lanjut, Wabup Antok mengatakan bagi warga Ngawi yang kedapatan mudik, akan diisolasi mandiri selama 5 hari. “Kalau pemudik sampai di rumah, desa yang akan mengisolasi selama lima hari,” terang Wabup Antok. (mmf/hs)