Sabtu
11 Juli 2026 | 8 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ngawi Kenalkan Batik Tradisional lewat Lomba Fashion

Ngawi Batik Fashion Show

Ngawi Batik Fashion ShowNGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi serius memperkenalkan batik asli setempat. Beberapa hari lalu, selama dua hari (22-23 Agustus 2014) Dinas Koperasi dan UMKM menggelar acara Ngawi Batik Fashion Show (NBFS) 2014 di Alun-alun Merdeka Ngawi. Tak tanggung-tanggung, panitia mendatangkan runner-up Putri Indonesia 2014 Elfin Pertiwi dan beberapa model profesional.

NBFS yang tahun ini diselenggarakan kali ke tiga, menyajikan pagelaran akbar produk busana berbahan baku kain batik. Panitia mengemas ajang ini dengan perlombaan fashion. Jurinya pun para profesional dunia mode yaitu Harmain dari Majalah Trend Kebaya, Cristhin dari Mustika Ratu dan Nell Kalinin yang kesehariannya berprofesi sebagai pengamat mode.

Kreativitas daerah didorong dalam ajang lomba ini. Sebagai perbandingan, karya-karya fashion para desainer terkemuka turut pula ditampilkan.

Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono mengungkapkan harapannya agar acara ini dapat menjadi tolak ukur perkembangan industri fashion batik di Indonesia. “Ngawi Batik Fashion Show ini terobosan agar fashion batik Ngawi dapat menjadi perbincangan dunia mode di Indonesia,” ungkap dia.

“Di ajang ini, kreativitas diharapkan muncul dari setiap karya fashion batik, sehingga dengan Batik Ngawi yang beraneka ragam coraknya, yang makin cantik dan bagus motifnya, serta bahan yang makin bagus dan berkualitas, Ngawi bisa lebih dikenal masyarakat luas,” imbuh bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi tersebut.

Menurut Kanang, sapaan akrab Budi Sulistyono, batik merupakan potensi daerah yang sedang dikembangkan sebagai penguatan sistem perekonomian di daerahnya. Meski sekarang ini kerajinan batik masih bertaraf investasi perseorangan, namun Kanang menegaskan bahwa pihak Pemkab Ngawi tengah berupaya mengenalkannya hingga ke kota-kota besar di Indonesia.

“Dengan promosi ini ke depan industri batik Ngawi bisa lebih berkembang,” ujar Kanang.

Kehadiran Putri Indonesia 2014 juga diharapkan dapat menjadi duta wisata dan kebudayaan dalam memperkenalkan Indonesia. “Salah satunya adalah memamerkan batik Ngawi ini yang dipakai di ajang internasional di Jepang. Jadi batik Ngawi akan semakin terkenal di tingkat nasional maupun internasional,” harap Kanang.

Acara yang menghadirkan tata panggung megah ini pun sukses menciptakan kesan Ngawi yang spektakuler sebagaimana moto daerah. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah Desak Pemerintah Segera Cairkan DBH Rp132 Triliun untuk Ringankan Tekanan Fiskal Daerah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendesak pemerintah segera mencairkan dana bagi hasil kurang salur Rp132 triliun ...
KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...