Rabu
04 November 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi Buka Layanan Antar Jemput Pengurusan Perizinan

pdip-jatim-anas-bwi

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi mempermudah pengurusan perizinan usaha lewat layanan One Call Finished (OCF). Hanya dengan mengontak nomer ponsel khusus, petugas akan mengambil berkas, lalu mengantarkan berkas surat izin yang telah jadi ke rumah pemohon.

Layanan jemput bola ini diluncurkan untuk mempermudah warga mengurus surat izin. Cukup dengan menekan nomor 0811349033 untuk kontak around brief summary use (SMS) maupun telepon, petugas langsung akan merespons.

“Ini untuk mempermudah dan efisiensi urusan perizinan warga. Selain juga untuk mewujudkan transparansi bidang perizinan, warga tinggal menyerahkan berkas  perizinan ke petugas khusus, langsung kami proses,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, kemarin.

Tahap awal, layanan antar jemput perizinan ini menyasar usaha kecil, yang permodalannya di bawah Rp 100 juta. Seperti izin apotek, izin bidan, toko sembako, jual beli ternak/buah, salon sepeda motor, dan izin usaha jual beli kayu bangunan.

“Secara khusus, proses perizinan yang tidak memerlukan proses tinjau lokasi. Misalnya, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Izin Usaha Industri (IUI), dan Tanda Daftar Industri (TDI),” terang bupati dari PDI Perjuangan ini.

Sejak digulirkan Januari 2017 lalu, layanan OCF sudah memproses sebanyak 75 izin. Di antaranya SIUP usaha dagang ikan,  toko obat pertanian, dan toko sembako.

“Karena OCF masih baru dan belum banyak yang tahu, sementara ini pemohon mayoritas masih dari sekitar kota. Misalnya Kecamatan Banyuwangi, Kabat, Glagah, Giri, dan Kalipuro. Kalau yang jauh-jauh masih sedikit,” terang Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Banyuwangi, Choiril Ustadi.

Mekanisme proses pelayanan around telepon ini, saat warga melakukan kontak ke nomor hotline, petugas akan langsung menginformasikan persyaratan yang harus dipenuhi, menyesuaikan perizinan yang diajukan.

Menurut Ustadi, berkasnya harus lengkap dan benar. Jika sudah lengkap, pemohon bisa menghubungi kembali. “Nanti petugas yang akan mendatangi mereka. Semuanya gratis,” ujarnya.

Setelah diterima petugas, dokumen persyaratan akan diverifikasi untuk dipastikan keabsahannya. Bila sudah sesuai, permohonan segera diproses.

Dengan jangka maksimal satu minggu, surat perizinan yang dimohonkan akan langsung diantar ke alamat yang bersangkutan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...