Pembangunan Jalan Poros Antarkecamatan Terus Digenjot, Bupati Ipuk: Infrastruktur Prioritas

Loading

BANYUWANGI – Pemeliharaan dan pembangunan jalan poros antarkecamatan terus dipacu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Hingga pertengahan tahun, dari 62 ruas jalan yang direncanakan dibangun pada 2023, telah dilakukan pekerjaan di 52 titik.

“Alhamdulillah, sudah banyak pengerjaannya yang telah selesai. Sudah 18 titik jalan poros antarkecamatan yang sudah rampung dikerjakan. Mohon maaf, kita lalukan bertahap. Ini terus kita kebut. Yang lain menyusul dikerjakan,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau jalan MH Thamrin Banyuwangi, Rabu (5/7/2023).

Pengerjaan pemeliharaan Jalan MH Thamrin sudah dilakukan perbaikan dan pengaspalan sepanjang 1.697 meter dengan lebar 7,7 meter.

Bupati Ipuk juga meninjau jalur Brak–Kelir di Kecamatan Kalipuro. Jalan poros kecamatan ini sudah dilakukan perbaikan dan pengaspalan sepanjang 1.250 meter dengan lebar jalan 4 meter.

“Rencana tahun depan kita perpanjang pembangunan jalannya untuk yang Kelir. Ini semua terus kita pantau pekerjaannya. Mohon bersabar, satu persatu kita perbaiki menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Infrastruktur tetap menjadi prioritas pembangunan,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (CKPP), Suyanto Waspo Tondo, mengatakan sejumlah ruas jalan yang pengerjaannya sudah rampung, antara lain, Jalan Ibrahimi-Maron di Genteng, panjang 1.569,8 meter dengan lebar 12 meter, 10 meter, dan 6 meter.

Pemeliharaan Jalan Yosomulyo-Wringinrejo (Gardu Induk PLN) sepanjang 2.410 meter dengan lebar 3 meter. Pemeliharaan jalan Songgon-Sragi dengan panjang 3000 meter lebar 4 meter.

“Hingga saat ini pekerjaan terus berjalan. Sudah banyak yang sudah tuntas. Ada yang sudah hampir selesai, ada yang tinggal overlay, termasuk beberapa betonisasi. Kami akan terus perluas pembangunannya sehingga secara berkelanjutan semua jalan dalam kondisi baik,” terangnya. (aras/set)