Jumat
20 Februari 2026 | 7 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemandu Wisata Banyuwangi Mulai Bersertifikat Kompetensi New Normal

pdip-jatim-pemandu-wisata-banyuwangi-1

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, di era new normal, pariwisata tak lagi sekadar mengedepankan pelayanan prima. Namun protokol kesehatan yang ketat akan menjadi daya tarik utama.

“Kita harus aman dari Covid-19, sekaligus aktivitas ekonomi harus tetap produktif. Maka harus ada langkah untuk menjamin keselamatan bersama,” kata Anas, Sabtu (20/6/2020).

Untuk itulah, Banyuwangi melakukan standarisasi protokol kesehatan bagi pelaku wisata. Salah satunya kepada para tour guide yang beroperasi di Gunung Ijen.

Sebanyak 91 pemandu wisata di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen, kemarin telah mendapat lisensi sebagai tour guide bersertifikat protokol kesehatan.

Sertifikat sesuai protokol Covid-19 itu diserahkan Anas di ruang terbuka hijau (RTH) Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Acara digelar dengan standar protokol kesehatan.

Menurut Anas, para tour guide tersebut telah melalui uji sertifikasi kelayakan sebagai pemandu wisata era normal baru. Selain dapat memberikan standar layanan yang baik, mereka telah dilatih soal protokol kesehatan, diedukasi soal dunia kesehatan termasuk potensi infeksi di sektor pariwisata yang harus dihindari.

Anas melanjutkan, pada masa kenormalan baru ini, sejumlah aktivitas pariwisata yang berkaitan dengan alam seperti hiking dan aktivitas gunung lainnya, diperkirakan akan lebih diminati masyarakat.

“Diprediksikan, setelah ini pariwisata pasti akan booming. Terutama dalam aktivitas berbasis alam, mereka akan lebih memilih pariwisata yang berkelanjutan. Dan Banyuwangi adalah salah satu daerah yang menawarkan ekowisata. Kita tentunya harus bersiap,” ujarnya.

Untuk itulah, dia mendorong para pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung di Banyuwangi untuk lebih meningkatkan kompetensi guna menghadapi tantangan di era kenormalan baru.

Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi dengan memberikan pelatihan secara daring untuk semua pelaku wisata. Termasuk pelatihan untuk guide sesuai protokol Covid.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, standarisasi terhadap tour guide dilakukan dengan uji kompetensi seputar pengetahuan tentang destinasi, standar pelayanan hingga pengetahuan protokol Kesehatan Covid 19. Dari 149 orang guide yang mengikuti uji tersebut, hanya 91 orang yang lolos dan mendapatkan sertifikat.

Menurutnya, ada tiga kawasan wisata yang tour guidenya wajib bersertifikasi. Yakni Gunung Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, dan Desa Wisata Kemiren.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Safari Ramadan ke Sejumlah Kiai dan Ulama

KABUPATEN PASURUAN – Memasuki awal bulan Ramadan, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan melakukan ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kota Madiun Rekrut Konten Kreator, Sasar Generasi Muda Melek Digital

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun resmi membuka rekrutmen konten kreator untuk ...
BERITA TERKINI

Ramadan Tetap Ramai Tanpa Macet, Pasar Takjil Mulyorejo dan Rungkut Ditata Ulang

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, memediasi persoalan penyelenggaraan pasar ...
KRONIK

Soal Wacana Revisi UU KPK, Said Abdullah: UU Tak Boleh Diubah Sesuai Selera Kekuasaan

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa perubahan undang-undang (UU), termasuk UU Komisi ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Harap Pondok Ramadan Janda Lansia di Talun Jadi Inspirasi Daerah Lain

BLITAR – Program Pondok Ramadan Janda Lansia (lanjut usia) yang digelar di Masjid Al-Falah Jengglong, Kecamatan ...
UMKM

Bupati Ngawi Apresiasi Wisata Petik Melon Pelang Kidul: Contoh Inovasi Produktif Dana Desa

NGAWI – Wisata Petik Melon Green House milik BUMDes Mekarsari Ngasem, Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, ...