Minggu
26 Juli 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peluang Risma Masih Terbuka

pdip-jatim-Mega-Puan-Risma-Indonesia-Hebat

pdip-jatim-Mega-Puan-Risma-Indonesia-HebatJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, peluang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta belum tertutup.

PDI Perjuangan masih memperhitungkan apakah Risma adalah orang yang tepat untuk dicalonkan dalam Pilgub DKI 2017.

Menurut Hasto, sampai saat ini belum ada keputusan final soal cagub dari PDI Perjuangan, sehingga segala kemungkinan masih terbuka. Juga karena jelang pilgub, kondisi politik di Jakarta sangat dinamis.

“Ini juga akan bergantung dari dinamika politik yang ada di DKI,” kata Hasto, Jumat (12/8/2016).

Dia kembali menyampaikan tiga opsi yang dimiliki PDI Perjuangan untuk Pilkada DKI. Pertama, mendukung petahana saat ini, Basuki Tjahaja Purnama dan memasangkannya dengan Djarot Saiful Hidayat.

Opsi kedua, memilih satu dari enam calon yang sudah mengikuti penjaringan dan di PDI Perjuangan.

Ketiga, mengusung sosok berdasarkan pemetaan politik, yang akan sangat tergantung dengan dinamika di lapangan. Nama Risma bisa diusung melalui opsi ketiga ini.

“Skenario sudah ada tinggal proses untuk pengambilan keputusan akhir,” ujar Hasto. (Baca juga: Risma: Pak Ahok Nggak Usah Takut)

Meski demikian, tegas Hasto, sejauh ini belum ada pembicaraan lagi antara Megawati dengan Risma terkait Pilkada DKI. Hal itu disampaikan Hasto untuk mengklarifikasi pemberitaan di salah satu media bahwa Risma mendatangi rumah Megawati pada Rabu (10/8/2016).

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan Ahok, bahwa DKI Jakarta tak bisa dibangun sendirian. Butuh kerja sama dengan partai politik untuk dapat membangun ibukota bersama-sama.

Dia mencontohkan Presiden Joko Widodo yang pada masa awal pemerintahan kesulitan karena minim dukungan partai politik.

“Untuk mengelola Jakarta harus menyatukan seluruh kekuatan kolektif rakyat Jakarta tapi juga mendapatkan dukungan legalitas parpol. Jokowi saja menghadapi kesulitan ketika tidak dapat dukungan di DPR,” ujarnya.

Hal ini disampaikan Hasto menanggapi langkah tujuh parpol yang membentuk Koalisi Kekeluargaan untuk menghadapi pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Koalisi kekeluargaan terdiri dari perwakilan DPD PDIP, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, PPP dan PKS.

Hasto menganggap koalisi itu adalah bentuk upaya kolektif untuk membangun bangsa bersama-sama.

“Koalisi kekeluargaan merupakan upaya bahwa menjadi pemimpin bukan individual, bukan orang perorangan yang bisa bertindak oleh individualismenya.  Memimpin harus menyatukan seluruh keuatan kolektif rakyat,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Pengurus PDI Perjuangan Harus Siap Saat Masyarakat Membutuhkan

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi meminta seluruh pengurus dari DPC hingga anak ranting ...
SEMENTARA ITU...

Rumah Dinas Ketua DPRD Surabaya Jadi Ruang Terbuka Aspirasi Warga

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya, H Syaifuddin Zuhri, membuka pintu rumah dinasnya lebar-lebar malam ini, Sabtu ...
KABAR CABANG

30 Tahun Kudatuli, DPC Sidoarjo Bakal Gelar Teatrikal Detik-detik Pengambilalihan Paksa Kantor DPP PDI

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo bakal menggelar aksi teatrikal kolosal ...
KABAR CABANG

Musran Serentak di Widodaren, Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Minta Pengurus Baru Aktif Turun ke Masyarakat

NGAWI – Pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan di Kabupaten Ngawi terus berlanjut. Partai ...
KRONIK

Ketika Ribuan Gen Alpha Banyuwangi Memengan Tradisional, Ajak Lestarikan Permainan Nusantara

BANYUWANGI – Taman Blambangan Banyuwangi dipadati ribuan siswa SD. Para generasi alpha tersebut memainkan permainan ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jember Dukung Program Home Care Pemkab, Siap Dorong Tambahan Anggaran

JEMBER – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember menyatakan dukungan terhadap peluncuran ...