Selasa
03 November 2026 | 10 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peduli Pendidikan, Anas dapat PGRI Award

pdip-jatim-anas-pgri

SIDOARJO – Pas di Hari Guru Nasional, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meraih Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Award.

Penghargaan diserahkan Ketua PGRI Pusat Unifah Rosyidi dalam peringatan Hari Guru di Gelora Delta Sidoarjo, ‎Minggu (26/11/2017).

Unifah Rosyidi mengatakan, Anas mendapat penghargaan karena dinilai peduli pada pendidikan, nasib guru, dan anak didik.‎

Sebelum memberikan ‎penghargaan, pihaknya melakukan penilaian sesuai kriteria yang telah ditentukan. Menurut dia, Banyuwangi ‎telah memenuhi kriteria yang ditentukan oleh PGRI.

Di bawah kepemimpinan Anas, jelas Unifah, Banyuwangi melakukan banyak inovasi di bidang pendidikan. Banyuwangi menganggarkan APBD sebanyak Rp 1,3 triliun untuk pendidikan.

Berbagi inovasi seperti beasiswa Banyuwangi Cerdas, pemerataan tenaga pendidik hingga ke pelosok melalui ‎Banyuwangi Mengajar, penyetaraan anak didik melalui Siswa Asuh Sebaya (SAS), dan berbagai inovasi lainnya.

Bahkan baru saja, Anas menaikkan insentif bagi guru tidak tetap (GTT). Dana insentif untuk guru honorer K2 naik hingga 3 kali lipat lebih, dari yang sebelumnya hanya Rp 300 ribu, menjadi Rp 1 juta per bulan.

Anas mengapresiasi penghargaan dari PGRI ini. Menurutnya, kKomitmen terdapat dunia pendidikan memang sudah menjadi prioritas bagi Banyuwangi.

“Ini komitmen kami untuk memajukan pendidikan di Banyuwangi. Meski sektor pariwisata dominan di Banyuwangi, tapi landasan sektor tersebut tetap pendidikan,” kata Anas.

Bupati yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Timur ini menambahkan, sektor pendidikan digenjot untuk memajukan Banyuwangi. Melalui Banyuwangi Cerdas, beberapa anak berprestasi namun tak memiliki biaya dikuliahkan.

Total 700 anak muda dikuliahkan ke berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dalam beasiswa itu, penerima diberi dana Rp 600 ribu per bulan selama kuliah dengan biaya kuliah yang juga dibantu pemerintah daerah.

“Selanjutnya mereka akan mengajar di pelosok desa. Ini akan menambah mutu pendidikan di pinggiran, sesuai dengan program Presiden Jokowi, Nawacita,” tambah Anas yang dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang, berpasangan dengan Cagub Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...