oleh

PDIP: Sejak Kelahirannya, Muhammadiyah Berjasa Besar bagi Bangsa

-Berita Terkini, Kronik-28 kali dibaca

JAKARTA – PP Muhammadiyah memperingati milad ke-106. PDI Perjuangan menyebut Muhammadiyah merupakan salah satu institusi yang berjasa bagi RI.

“Muhammadiyah sejak kelahirannya begitu besar jasanya bagi bangsa ini, mulai sejak masa perjuangan, masa kemerdekaan, dan masa-masa awal kemerdekaan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Senin (19/11/2018).

Hasto mengaitkan sejarah Muhammadiyah dengan presiden pertama RI, Soekarno. Menurut Hasto, Soekarno punya hubungan kuat dengan Muhammadiyah.

“Bung Karno punya hubungan kuat dengan Muhammadiyah, baik itu relasinya dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah hingga keterlibatan langsung Bung Karno sebagai Ketua Majelis Pengajaran Muhammadiyah Bengkulu, dan anggota kehormatan Muhammadiyah,” sebutnya.

Karena itu, nilai-nilai tersebut dituangkan PDIP kepada kader dalam tiap kesempatan. Hasto menyebut Soekarno banyak menyerap ilmu dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan.

“Dari KH Ahmad Dahlan, Bung Karno menangkap apinya Islam. Islam yang berkemajuan, Islam is a progress,” ujar Hasto.

Selain itu, Hasto kagum dengan sistem organisasi Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah merupakan organisasi yang modern.

“Dengan jejaringnya yang begitu luas, Muhammadiyah mampu menerapkan organisasi yang modern, dan efektif. Bayangkan, dengan jejaringnya yang begitu besar dan meluas, pengurus pusatnya hanya terdiri dari 13 orang yang dipilih oleh Muktamar Muhammadiyah,” tuturnya.

PP Muhammadiyah menggelar milad ke-106 di Pura Mangkunegaran, Minggu (18/11/2018). Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah tokoh parpol hadir dalam acara tersebut.

Di antaranya tqmpak Ketum PPP Romahurmuziy, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Presiden Jokowi setelah mengikuti KTT APEC di Papua Nugini, melanjutkan kunjungan kerja pada Senin (19/11/2018) di Kabupaten Lamongan dan Sidoarjo.

Di Lamongan, Presiden Jokowi meresmikan masjid STIKES Muhammadiyah sekaligus menyerahkan SK perubahan status dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas.

Sementara, di Sidoarjo, Presiden Jokowi menghadiri Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (goek)