Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP: Sejak Kelahirannya, Muhammadiyah Berjasa Besar bagi Bangsa

pdip-jatim-hasto-peci1

JAKARTA – PP Muhammadiyah memperingati milad ke-106. PDI Perjuangan menyebut Muhammadiyah merupakan salah satu institusi yang berjasa bagi RI.

“Muhammadiyah sejak kelahirannya begitu besar jasanya bagi bangsa ini, mulai sejak masa perjuangan, masa kemerdekaan, dan masa-masa awal kemerdekaan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Senin (19/11/2018).

Hasto mengaitkan sejarah Muhammadiyah dengan presiden pertama RI, Soekarno. Menurut Hasto, Soekarno punya hubungan kuat dengan Muhammadiyah.

“Bung Karno punya hubungan kuat dengan Muhammadiyah, baik itu relasinya dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah hingga keterlibatan langsung Bung Karno sebagai Ketua Majelis Pengajaran Muhammadiyah Bengkulu, dan anggota kehormatan Muhammadiyah,” sebutnya.

Karena itu, nilai-nilai tersebut dituangkan PDIP kepada kader dalam tiap kesempatan. Hasto menyebut Soekarno banyak menyerap ilmu dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan.

“Dari KH Ahmad Dahlan, Bung Karno menangkap apinya Islam. Islam yang berkemajuan, Islam is a progress,” ujar Hasto.

Selain itu, Hasto kagum dengan sistem organisasi Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah merupakan organisasi yang modern.

“Dengan jejaringnya yang begitu luas, Muhammadiyah mampu menerapkan organisasi yang modern, dan efektif. Bayangkan, dengan jejaringnya yang begitu besar dan meluas, pengurus pusatnya hanya terdiri dari 13 orang yang dipilih oleh Muktamar Muhammadiyah,” tuturnya.

PP Muhammadiyah menggelar milad ke-106 di Pura Mangkunegaran, Minggu (18/11/2018). Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah tokoh parpol hadir dalam acara tersebut.

Di antaranya tqmpak Ketum PPP Romahurmuziy, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Presiden Jokowi setelah mengikuti KTT APEC di Papua Nugini, melanjutkan kunjungan kerja pada Senin (19/11/2018) di Kabupaten Lamongan dan Sidoarjo.

Di Lamongan, Presiden Jokowi meresmikan masjid STIKES Muhammadiyah sekaligus menyerahkan SK perubahan status dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas.

Sementara, di Sidoarjo, Presiden Jokowi menghadiri Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...