Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Saudi Siap Kawal TKI Korban PHK Massal

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudi

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudiJEDDAH – DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia segera menemui tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Saudi Binladin Group. Langkah itu dilakukan setelah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di grup perusahaan itu.

DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia Sharief Rachmat mengatakan, komunikasi langsung dengan para TKI dilakukan setelah pihaknya melaporkan persoalan ini ke DPP PDI Perjuangan.

“Kami perlu bertemu lebih dahulu dengan TKI Bin Ladin Group untuk berkomunikasi secara langsung. Selain itu, diperlukan pula berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait lainnya,” kata Sharief Rachmat, Senin (18/4/2016).

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi failed di Saudi Binladin Group, telah terjadi PHK massal yang di antaranya terdapat ribuan pekerja asal Indonesia. Kondisi itu membuat nasib TKI Saudi Binladin Group tidak jelas dan tidak menentu.

Sebelumnya, Roland Sitompul yang mewakili pengurus GP Ansor Saudi Arabia minta PDI Perjuangan bergabung dengan lintas ormas dan parpol untuk mendampingi dan mengawal nasib TKI Saudi Binladin Group.

Sebagai bentuk solidaritas dan demi hak serta keadilan TKI, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia pun bergabung, dan mengikuti pertemuan lintas ormas dan parpol pada Sabtu (16/4/2016) dini hari.

Menurut Sharief, peran PDI Perjuangan sangat diperlukan, mengingat pengalaman PDI Perjuangan sejak 2009 hingga saat ini dalam mendampingi dan mengawal kasus – kasus TKI seperti kolong jembatan Kandara dan lainnya di Saudi Arabia.

“Selain itu, akses dan jaringan PDI Perjuangan sebagai partai pemerintah juga diharapkan,” terang Sharief.

Pertemuan yang bertemakan Aliansi TKI Peduli TKI Bin Ladin Group, juga menyepakati perlunya dilakukan penggalangan dana untuk membantu para TKI Bin Ladin Group korban PHK.

Pasca pertemuan dengan lintas parpol, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia telah melaporkan kasus ini ke DPP Partai, dan anggota DPR dari PDIP seperti Andreas Pareira, Ahmad Basarah, Rieke Diah Pitaloka, Eva Kusuma Sundari, serta Trimedya Panjaitan.

“Kami juga sudah sampaikan kepada Pak Pramono Anung selaku Sekretaris Kabinet RI melalui pesan aplikasi whatsapp,” ungkap Sharief.

Pihaknya percaya, pemerintah tidak akan diam dalam kasus TKI Saudi Binladin Group. Sebab, imbuh Sharief, masalah TKI menjadi perhatian khusus dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...