Minggu
15 Maret 2026 | 2 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Saudi Siap Kawal TKI Korban PHK Massal

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudi

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudiJEDDAH – DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia segera menemui tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Saudi Binladin Group. Langkah itu dilakukan setelah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di grup perusahaan itu.

DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia Sharief Rachmat mengatakan, komunikasi langsung dengan para TKI dilakukan setelah pihaknya melaporkan persoalan ini ke DPP PDI Perjuangan.

“Kami perlu bertemu lebih dahulu dengan TKI Bin Ladin Group untuk berkomunikasi secara langsung. Selain itu, diperlukan pula berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait lainnya,” kata Sharief Rachmat, Senin (18/4/2016).

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi failed di Saudi Binladin Group, telah terjadi PHK massal yang di antaranya terdapat ribuan pekerja asal Indonesia. Kondisi itu membuat nasib TKI Saudi Binladin Group tidak jelas dan tidak menentu.

Sebelumnya, Roland Sitompul yang mewakili pengurus GP Ansor Saudi Arabia minta PDI Perjuangan bergabung dengan lintas ormas dan parpol untuk mendampingi dan mengawal nasib TKI Saudi Binladin Group.

Sebagai bentuk solidaritas dan demi hak serta keadilan TKI, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia pun bergabung, dan mengikuti pertemuan lintas ormas dan parpol pada Sabtu (16/4/2016) dini hari.

Menurut Sharief, peran PDI Perjuangan sangat diperlukan, mengingat pengalaman PDI Perjuangan sejak 2009 hingga saat ini dalam mendampingi dan mengawal kasus – kasus TKI seperti kolong jembatan Kandara dan lainnya di Saudi Arabia.

“Selain itu, akses dan jaringan PDI Perjuangan sebagai partai pemerintah juga diharapkan,” terang Sharief.

Pertemuan yang bertemakan Aliansi TKI Peduli TKI Bin Ladin Group, juga menyepakati perlunya dilakukan penggalangan dana untuk membantu para TKI Bin Ladin Group korban PHK.

Pasca pertemuan dengan lintas parpol, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia telah melaporkan kasus ini ke DPP Partai, dan anggota DPR dari PDIP seperti Andreas Pareira, Ahmad Basarah, Rieke Diah Pitaloka, Eva Kusuma Sundari, serta Trimedya Panjaitan.

“Kami juga sudah sampaikan kepada Pak Pramono Anung selaku Sekretaris Kabinet RI melalui pesan aplikasi whatsapp,” ungkap Sharief.

Pihaknya percaya, pemerintah tidak akan diam dalam kasus TKI Saudi Binladin Group. Sebab, imbuh Sharief, masalah TKI menjadi perhatian khusus dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gotong Royong Wujudkan Kota Atraktif, Mas Ipin Dorong Komunitas Jadi Motor Penggerak Ekonomi Trenggalek

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mematangkan konsep pembangunan Kota Atraktif sebagai arah ...
KABAR CABANG

Jelang Lebaran, PDIP Ponorogo Salurkan Ribuan Paket Sembako dari DPD Jatim

PONOROGO – Menjelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menyalurkan ribuan paket sembako dari DPD PDI ...
KRONIK

Kanang: Pemimpin Harus Paham Manajemen Prioritas

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang mengingatkan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Buka Puasa Bersama Badan dan Sayap Partai, Tekankan Nilai Kemanusiaan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar sarasehan dan buka puasa bersama badan dan sayap Partai, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Luncurkan Layanan Call Center, DPC Ponorogo: Kita Lebih Awal Tahu Persoalan Masyarakat

PONOROGO – PDI Perjuangan meluncurkan layanan call center nasional di nomor 0811 1030 3333 yang bisa diakses ...
SEMENTARA ITU...

Inda Raya Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Jelang Idul Fitri

MADIUN – Politisi PDI Perjuangan sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya, membagikan ratusan ...