Jumat
31 Juli 2026 | 3 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Nganjuk Verifikasi Bakal Cabup-cawabup Sampai 31 Agustus

pdip-jatim-nurwadi-nurdin-nganjuk

NGANJUK – Ketua tim Verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Nurwadi Rekso Hadinagoro (RH) menyebut, harta kekayaan atau modal dari masing-masing kandidat juga masuk dalam proses verifikasi, selain kecakapan dan elektabilitas sesuai survey.

“Semua harus clear, bukan hanya masalah administrasi seperti kartu identitas dan ijazah, harta kekayaan atau modal para calon juga harus kita verifikasi,” kata Nurwadi, Rabu (26/7/2017).

Dalam melakukan verifikasi, jelas Nurwadi, pihaknya akan mendatangi pengadilan untuk memastikan hasil verifikasi. “Jadi bukan hanya kroscek lapangan saja. Terkait dengan verifikasi, nanti akan sampai kami tetapkan di pengadilan,” ujarnya.

Sehingga, ketika rekom dari DPP PDI Perjuangan sudah diberikan kepada pasangan bakal calon, secara administrasi sudah betul-betul beres. “Jangan sampai rekom sudah turun, ada masalah administrasi terkait data calon kandidat yang ternyata tidak sesuai sehingga menjadi masalah. Itu yang harus kita hindari,” ucap Nurwadi.

Dia menambahkan, tim verifikasi ini akan bekerja selama sekitar satu bulan tiga minggu, sejak ditetapkan pada 8 Juli 2017 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Dengan tenggang waktu tersebut, pihaknya akan bekerja secara maksimal agar semua yang ditetapkan DPP PDIP terpenuhi.

Meski demikian, politisi yang pernah menjabat Ketua DPRD Nganjuk ini masih enggan memberikan penjelasan berapa minimal besar modal atau kekayaan yang harus dimiliki bakal calon selain kecakapan dan elektabilitas.

Seperti diketahui, sampai hari terakhir masa penjaringan bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati Nganjuk, Jumat (30/6/2017), tercatat ada delapan kandidat yang mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.

Delapan pendaftar itu, adalah Abdul Wakhid Badrus (Wabup Nganjuk sekarang), Novi Rahman Hidayat (pengusaha perbankan), Ita Triwibawati (Sekda Kabupaten Jombang), Marhaen Djumadi, Desy Natalia Lidia (mantan karyawan bank), Pringgo Digdo Jati (pengusaha muda), Nyono Joyo Astro (pengusaha), dan Agus Supriyono (PNS di Surabaya). (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Perkuat SDM dan Inovasi Daerah, Wabup Lamongan Jajaki Kerja Sama Strategis dengan UNUSA

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber ...
LEGISLATIF

Prioritaskan Aspirasi Keselamatan Warga, Yordan Soroti Lampu Penyeberangan Rusak dan Kabel Berbahaya

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa, memprioritaskan tindak lanjut ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Keberlanjutan Kebun Raya Mangrove

DPRD Kota Surabaya berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai model ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...