Kamis
22 Oktober 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Kayen: Mbak Puti Tidak Pernah Sebut Nama Balita Gizi Buruk

pdip-jatim-puti-desa-kayen1

TRENGGALEK – Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Kayen, Siswanto, menegaskan, Cawagub Jawa Timur Puti Guntur Soekarno tidak pernah menyebut nama balita penderita stunting (gizi buruk kronis), warga Desa Kayen, Trenggalek di debat Pilkada Jawa Timur.

“Kami perlu mengingatkan, bahwa Mbak Puti tidak pernah menyebut nama balita penderita gizi buruk,” kata Siswanto, Senin (16/4/2018).

Ketika berkunjung ke salah satu balita di Desa Kayen pada 2 April 2018, Puti juga tidak membeberkan jati diri keluarga berikut kondisi balitanya.

“Mbak Puti memegang teguh etika moral. Mengungkap jati diri seseorang berikut kondisi yang dialami, tanpa izin yang bersangkutan,” ujarnya.

Puti mengunjungi Kayen, karena media massa sebelumnya memberitakan Trenggalek masuk 100 kabupaten stunting, dan di Trenggalek ada 10 desa, salah satunya Desa Kayen. Dalam kunjungan itu, warga mengeluhkan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus), yang mendesak diperhatikan pemerintah.

Selain itu, terungkap pejabat yang pernah berkunjung ke sana adalah Mulyadi (ketika menjabat Bupati Trenggalek) dan Plt. Bupati Moch. Nur Arifin yang juga Wabup Trenggalek.

“Bupati Emil Dardak belum pernah ke Kayen,” terang Siswanto, yang juga warga desa itu.

Nama penderita gizi buruk di Desa Kayen, sebut Siswanto, justru diungkap gamblang oleh Cawagub Emil dalam debat terbuka Cagub-cawagub Jatim pada Selasa (10/4/2018) lalu.

“Pak Emil yang menyebut nama balita gizi buruk itu, yang saya inisialkan WA,” kata Siswanto. “Padahal, soal stunting bukan sekadar angka statistik, tetapi lebih pada empati. Rasa kemanusiaan. Dan, apa yang bisa dilakukan pemerintah,” tambah dia.

PDIP, kata Siswanto, perlu meluruskan fakta itu karena menjadi bagian dari koalisi empat parpol yang mengusung Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

“Video debat bisa diputar ulang. Pak Emil Dardak yang menyebut nama balita penderita gizi buruk. Mbak Puti tidak menyebut nama sampai hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jaringan Alumni Muda PMII (JAMPI) Jawa Timur Abdul Hamid menyatakan pihaknya telah menerima laporan jumlah stunting di Trenggalek. Dia menyebut ada 36 anak dalam kategori stunting dari 10 desa di kabupaten tersebut.

“Jumlahnya 36 itu, laporan itu fakta dari JAMPI Trenggalek,” ujarnya kepada wartawan saat menghadiri kampanye akbar Gus Ipul-Mbak Puti di Jember, Minggu (15/4/2018).

Fakta itu, ungkap Hamid, sesuai yang disampaikan Puti kepada Emil Dardak dalam debat terbuka yang digelar di Dyndra Hall Surabaya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, apa yang disampaikan Puti itu menjadi masukan bagi Emil selama menjadi Bupati Trenggalek dan saat ini sebagai cawagub Jatim. “Bukan malah tersinggung, apalagi emosi. Seharusnya Emil kan berterima kasih atas masukan itu,” jelasnya.

Pihaknya akan melakukan investigasi menyeluruh di sejumlah desa yang terjadi stunting di Trenggalek.

“Saya dan tim akan turun langsung dalam waktu dekat ini untuk investigasi mendalam soal stunting di Trenggalek, sebagai bahan penelitian untuk kajian kami,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...