Kamis
20 Agustus 2026 | 7 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Jatim Penuhi Target, Menang di 13 Pilkada

pdip-jatim-rakor-pilkada

pdip-jatim-rakor-pilkadaSURABAYA – Target PDI Perjuangan memenangkan pilkada di 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur terpenuhi. Hasil hitungan cepat yang dilakukan internal sampai, Rabu (9/12/2015) malam, jago PDIP unggul suara di 13 kabupaten/kota.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, sejak awal pihaknya mencanangkan target kemenangan maksimal di 15 pilkada, dan minimal 13. “Sampai saat ini, yang sudah fix menang 13 pilkada. Bagi kami, ini luar biasa, karena DPP membebani kita menang di 11 kabupaten/kota,” kata Kusnadi, Kamis (10/12/2015).

Ke-13 daerah yang sudah fix menang sesuai hasil hitung cepat, sebut Kusnadi, yakni Yakni Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, serta Kabupaten Banyuwangi, Mojokerto, Ngawi, Trenggalek, Blitar, Kediri, Jember, Sumenep, Lamongan, dan Tuban.

Kemenangan PDIP di Jatim bisa bertambah lagi, tidak hanya di 13 kabupaten/kota. Sebab masih ada daerah yang proses hitung cepat masih berlangsung. Seperti di Kabupaten Malang.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menyebutkan, kemenangan calon yang diusung PDIP karena faktor mesin partai yang sudah bekerja maksimal. “Meski akhirnya ada yang kalah, tapi mesin partai sudah bekerja luar biasa kerja siang malam,” jelasnya.

Faktor yang tak kalah pentingnya, tambah Kusnadi, yakni pergerakan calon, yang bergerak bersama-sama dengan mesin partai. Faktor pergerakan calon dan partai ini, ujarnya, menjadi faktor utama kemenangan paslon yang diusung PDIP.

“Seperti Surabaya, calon dan partai bergerak sama-sama dengan sasaran beda. Sehingga antara calon dan partai, masing-masing menghasilkan suara yang sangat signifikan,” terang Kusnadi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PDIP Jatim, SW Nugroho, menambahkan, kemenangan pilkada di 13 kabupaten/kota se-Jatim sebagai hasil optimal, dan kerja keras semua kader partai.

Hal itu juga tak lepas dari tiga faktor, yakni pertama popularitas dan akseptabilitas calon, kedua ditentukan solidnya partai pendukung, dan yang ketiga, strategi yang dijalankan.

“Bagi calon incumbent juga dilihat track recordnya. Kalau kinerja baik, potensi kemenangannya sangat besar. Seperti calon kita di Pilkada Surabaya, Banyuwangi, dan Kota Blitar, persentase suara kemenangannya terbukti sangat besar,” ungkap Nugroho.

Tak kalah penting, sebut pria yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim itu, strategi gotong royong yang dilakukan kader PDIP, yang di lapangan berjalan cukup efektif.

“Kalau kemudian ada daerah-daerah yang belum seperti yang kita harapkan, itu juga tidak meleset terlalu jauh dari perkiraan awal. Sebab memang ada daerah yang cukup berat untuk dimenangkan calon dari PDIP,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...