oleh

PDIP Jatim Dongkrak Kualitas Kader Selama 5 Hari

JOMBANG – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Pendidikan Kader Madya. Diklat untuk mendongkrak kualitas kader ini, digelar di Wonosalam Training Center (WTC), Jombang selama lima hari mulai Rabu (26/7/2017).

Secara resmi, pendidikan kader tingkat madya yang diikuti 121 peserta ini dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi SH MHum, Kamis (27/7/2017).

Dalam sambutan pembukaan, Kusnadi mengatakan, diklat tingkat madya yang sudah beberapa kali dilakukan PDI Perjuangan Jatim ini, untuk menyiapkan kader-kader Partai yang lebih berkualitas. Khususnya dalam pemahaman ideologi PDI Perjuangan.

Dengan memahami ideologi Partai, jelas Kusnadi, para kader siap mengimplementasikannya, dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kader harus siap dalam situasi dan kondisi apapun. Melalui pendidikan ini, kita harapkan para peserta menjadi lebih disiplin, loyal, militan, pantang menyerah, dan ikhlas dalam berjuang,” kata Kusnadi.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini juga mengingatkan kepada peserta, soal kondisi di republik ini belakangan. Yakni adanya ancaman desintegrasi bangsa karena ulah-ulah kelompok tertentu.

Juga ancaman mulai memudarnya kebanggaan atau nasionalisme, khususnya di kalangan anak-anak muda. “Inilah yang jadi tantangan kita, para kader Partai, untuk tetap menjaga tegaknya NKRI dan dasar negara Pancasila,” ujar Kusnadi, yang juga menjadi pembicara sesi AD-ART PDI Perjuangan.

Sementara itu, Ketua Badiklatda PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono mengatakan, Pendidikan Kader Madya diikuti 121 peserta. Mereka utusan dari DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur, perwakilan badan, komite, dan sayap partai.

Menurut Bambang, pendidikan kader ini belum selesai selama lima hari pendidikan. Sebab, usai pendidikan, akan ada tugas-tugas yang harus dikerjakan peserta.

“Setelah tugas-tugasnya selesai dan hasilnya diserahkan ke panitia, barulah peserta dinyatakan lulus pendidikan kader madya dan mendapatkan sertifikat,” papar politisi yang akrab disapa Logos ini.

Dia menambahkan, pemateri Pendidikan Kader Madya, diisi pengurus Badiklatpus PDIP, dan jajaran pengurus Partai, serta pembicara luar lainnya. (goek)