Selasa
14 Juli 2026 | 11 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Instruksikan Fraksinya Berhenti Bahas Raperda Reklamasi

pdip-jatim-fraksi-pdip-dprd-dki
pdip-jatim-fraksi-pdip-dprd-dki
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (kiri)

JAKARTA – Pelaksana Tugas Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Bambang Dwi Hartono menerbitkan surat instruksi untuk Fraksi PDI-P agar menghentikan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait reklamasi di DPRD DKI Jakarta.

Isi surat tersebut disampaikan oleh kader PDI-P di DPRD DKI Jakarta. Instruksi itu terbit sebagai respons setelah adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi

“Dengan adanya kondisi sekarang ini, masalah OTT Sanusi, PDI-P memutuskan untuk menginstruksikan fraksi supaya menghentikan pembahasan raperda zonasi dan tata ruang,” ujar Sekretaris DPD PDI-P Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Senin (4/4/2016).

Adapun, dua buah raperda terkait reklamasi yang sedang dibahas adalah raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan raperda Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta. Dengan adanya instruksi ini, maka Fraksi PDI-P tidak akan ikut melanjutkan pembahasan kedua raperda ini.

“Saya sebagai ketua DPRD sekaligus sekretaris DPD, kita punya komitmen yang sama. Kita semua berniat yang baik soal raperda ini. Tetapi ada kondisi terjadi OTT kepada rekan kami Sanusi sehingga DPD memutuskan untuk menghentikan pembahasan,” ujar Prasetio.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra, Sanusi, Kamis (31/3/2016) terkiat kasus suap.

Pada Jumat (1/4/2016), KPK pun menetapkan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi dan Presdir PT APL, Ariesman Widjaja (AWJ), sebagai tersangka kasus korupsi.

AWJ ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan sebagai pemberi suap kepada Sanusi. Dalam operasi tangkap tangan, KPK menyita uang tunai sebesar Rp 1,1 miliar yang diterima Sanusi sebanyak dua kali.

Uang suap dari PT APL itu diduga terkait dengan pembahasan Raperda Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pantai Utara dan revisi Perda Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta. (kompas)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kawal Penuh Sekolah Rakyat, Pastikan Program Berhasil Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri tidak sekadar berjalan, ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kepastian Potongan Aplikator dan Perlindungan BPJS bagi Driver Online

DPRD Jawa Timur mematangkan Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Transportasi Berbasis Aplikasi yang mengatur ...
EKSEKUTIF

Sanusi Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Kabupaten Malang

Bupati Malang Sanusi menegaskan komitmennya mengembangkan ekonomi hijau berbasis bambu melalui penguatan perhutanan ...