Jumat
28 Agustus 2026 | 12 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Bumikan Pancasila ke Semua Komponen Masyarakat

pdip-jatim-hasto-bulak-banteng1

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau masyarakat bergandengan tangan untuk membumikan Pancasila sebagai dasar negara.

Hasto menyebutkan, pembumian Pancasila itu perlu dilakukan untuk menghadapi adanya pihak-pihak yang ingin mencoba mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Hal itu ditegaskan Hasto dalam pidato pembukaan kursus politik Pancasila di kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017).

“Kami harapkan dengan ikut kursus politik ini bisa bergandengan tangan untuk membumikan Pancasila dan untuk menghadapi mereka yang mencoba mengganti Pancasila dengan ideologi lain,” kata Hasto, Minggu.

“Liberalisme, kapitalisme dengan berbagai upaya mengingkari Indonesia bertanah air satu bangsa satu,” tambah dia.

Kursus Politik Pancasila, jelas Hasto, diniatkan sebagai wadah untuk mengajak masyarakat melihat Pancasila dalam perspektif kesejarahan yang benar.

Menurutnya, di masa Orde Baru, sejarah Pancasila dibelokkan. Oleh karena itu, kursus politik ini mencoba untuk menghadirkan api Pancasila dalam mempersatukan bangsa. “Pancasila sebagai way of life,” tuturnya.

Melalui kursus politik ini, lanjut dia, ditampilkan Pancasila berwujud dalam ekonomi gotong royong, dalam kebudayaan, perjuangan politik yang membebaskan, hingga bagaimana Pancasila dalam politik membangun persaudaraan dunia.

“Termasuk Pancasila sebagai dasar kebijakan politik dari kepala daerah yang kami nilai berhasil dalam menjalankan Pancasila itu,” kata Hasto.

Salah satu kepala daerah yang dihadirkan untuk menceritakan pengalamannya adalah Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Dalam kursus politik angkatan kedua ini, kata Hasto, PDI Perjuangan membuka persahabatan dengan seluruh komponen masyarakat yang punya tanggung jawab kesejarahan membumikan Pancasila. ‎

Para peserta acara itu memang kaum profesional dari berbagai latar belakang profesi mulai dari dokter, perawat, aktivis koperasi, hingga pengusaha.

“Kami harapkan, dengan seluruh kompetensinya, semua bisa dapat menjabarkan Pancasila dalam semangat kekinian,” kata Hasto.

Untuk angkatan berikutnya, Hasto mengatakan, PDI Perjuangan berencana menghadirkan kelompok informal seperti pedagang kaki lima. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...