Kamis
22 Oktober 2026 | 8 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Belum Putuskan Cawapres Pendamping Jokowi

pdip-jatim-wasekjen-basarah

SERANG – PDI Perjuangan memastikan untuk mencalonkan lagi Joko Widodo sebagai presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Sejauh ini baru Partai Hanura yang terang-terangan mendukung PDIP untuk pencalonan itu.

Meski demikian, menurut Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah, PDIP belum memutuskan figur yang dipertimbangkan sebagai calon wakil untuk mendampingi Jokowi.

PDIP menganggap ihwal pemilu presiden itu masih terlalu dini untuk dibahas sekarang, dan masih berkonsentrasi memenangi pilkada serentak pada 2018.

“Sejauh ini partai yang sudah mendukung Jokowi ada Hanura, yang dulunya KIH (Koalisi Indonesia Hebat), sudah menyatakan kembali (mendukung) Jokowi,” kata Ahmad Basarah, saat di Kota Serang, Banten, Rabu (1/11/2017).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, sebut Basarah, selalu mewanti-wanti para kader agar tetap solid. Begitu juga dengan kader yang menjadi anggota DPR atau DPRD agar bekerja sebaik-baiknya demi menyongsong pemilu legislatif.

PDIP berkeyakinan bahwa sukses pilkada menentukan keberhasilan dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden. Karena itu lah PDIP sangat berhati-hati menetapkan calon kepala daerah yang pada pokoknya mempertimbangkan peluang besar menang.

“Pileg dan pilpres merupakan satu tarikan napas, oleh karena itu calon kepala daerah yang diusung PDIP harus menyukseskan pileg dan pilpres,” ujarnya.

Megawati Soekarnoputri juga selalu menekankan gotong royong untuk memenangkan Pemilu 2019.

“Bu Mega menekankan perlunya semangat gotong-royong dalam tubuh partai, kemudian menjalankan tugas partai dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Momentum pilkada serentak pada 2018 menjadi titik tolak dari kemenangan PDIP dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden, karena memperebutkan suara terbanyak, yakni di Jawa.

Tiga pemilihan gubernur digelar dalam pilkada serentak 2018, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

PDIP hingga saat ini belum menentukan calon kepala daerah di beberapa tempat. Menurut Basarah, partainya berhati-hati dalam memilih kepala daerah.

Hal ini lantaran kepala daerah itu kelak harus mensukseskan pemilihan legislatif dan presiden 2019 mendatang.

“Di dalam kontrak politik bagi calon kepala daerah salah satunya mensukseskan pileg dan pilpres,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...