Kamis
22 Oktober 2026 | 6 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Siap Atasi Gangguan Ketahanan Pangan

pdip-jatim-malai-sertani-msp

BOGOR – Wakil Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPP PDI Perjuangan Dr Lukman Hakim Sibuea mengatakan, ketahanan pangan nasional dan regional mengalami gangguan karena program intensifikasi yang dicanangkan pemerintah tidak mampu meningkatkan produktivitas dan produksi padi secara nyata.

Menurut Lukman, produktivitas padi cenderung melandai, bahkan ada yang menurun secara drastis. Sementara kebutuhan beras bagi masyarakat semakin bertambah seiring dengan pertambahan penduduk.

“Akibatnya, timbul berbagai kebijakan impor beras dan benih hibrida yang mengarah pada runtuhnya kedaulatan pangan nasional,” kata Lukman saat membuka Pelatihan Manager Penggerak Ekonomi Kerakyatan II bagi tenaga ahli anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan di Cariu, Bogor, kemarin.

“Karena alasan itulah, PDI Perjuangan tidak tinggal diam, tapi ikut serta mengatasi kemungkinan terjadinya krisis pangan,” ujarnya,

Cara yang ditempuh, menurut Lukman, melalui penangkaran dan penggunaan bibit padi unggul lokal MSP atau Mari Sejahterakan Petani. MSP adalah bibit lokal unggul yang berasal dari.pemberdayaan kekayaan alam plasma nutfah Indonesia yang selama ini masih terabaikan dalam pengembangannya.

Pihaknya mengakui, BPEK tidak berpretensi akan dapat menyelesaikan semua.persoalan. Namun, dengan segala potensi yang ada, terang Lukman, BPEK Pusat bersama dengan kekuatan yang ada akan mampu bekerjasama dengan petani binaan.

“Dan bekerja keras mewujudkan Indonesia yang terbebas dari cengkeraman kapitalisme di bidang pertanian dengan peningkatan produktivitas padi melalui program MSP dan mewujudkan program pemerintah tentang Desa Mandiri Benih,” kata dia.

Lukman menyebut, program MSP adalah program nasional PDI Perjuangan yang diamanatkan pimpinan partai ke BPEK Pusat guna disosialisasikan sekaligus diwujudkan dalam bentuk nyata di lapangan.

Karena itu, pihaknya memandang perlu melibatkan tenaga ahli anggota DPR untuk ikut membantu tersosialisasi dan terlaksananya program ini di daerah pemilihan masing-masing.

Apalagi, tambah dia, keputusan Rakor Bidang Tani DPP PDI Perjuangan bulan September lalu, memerintahkan setiap anggota DPR dan DPRD supaya menanam padi MSP minimal 0,5 hektar di setiap kecamatan di dapilnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...