Sabtu
01 Agustus 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Tak Akan Hasilkan Relawan “Kardus”

pdip-jatim-hasto-diwawancara-pers

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto mengatakan tidak akan menghasilkan relawan-relawan “kardus”, sebagai pendukung pasangan calon Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Jenis relawan yang ingin dihasilkan adalah mereka yang berkomitmen kuat untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.

“Kami tidak akan menghasilkan kader-kader kardus, yang kami lahirkan adalah kader penggerak militan yang punya komitmen kuat menghadirkan watak kekuasaan, yang menyelesaikan masalah rakyat, bukan yang memecah belah,” kata Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

Untuk menghasilkan relawan dengan militansi yang tinggi, Hasto mengatakan pembekalan bagi para relawan terus dilakukan.

“Karena kita ingin menghadirkan politik yang membangun, peradaban yang didukung oleh gerakan kader militan yang penuh dengan rasa percaya diri mendukung Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf,” terangnya.

“Komitmen dari pasangan Jokowi-Ma’ruf menghasilkan penggerak-penggerak kampanye yang memang membawa hal-hal yang positif,” sambung dia.

Sebutan “bukan relawan ‘kardus'”, sempat dipakai oleh Jokowi sebelumnya. Pada Minggu (16/9/2018), Jokowi menyebutkan bahwa relawannya dari organisasi Pro Jokowi (Projo) bukanlah relawan “kardus”.

“Saya meyakini relawan Projo itu bukan relawan kardus, betul-betul relawan yang militansinya tinggi, semangat daya juang yang tinggi (untuk) ikut memajukan negara ini,” ujar Jokowi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat.

Oleh sebab itu, ia percaya para pendukungnya tidak akan memainkan isu-isu sensitif seperti SARA, dalam memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Lanjut dia, cara-cara yang akan digunakan adalah melalui adu gagasan. Hal itu dinilainya akan sekaligus memberikan pendidikan politik yang baik kepada publik.

“Dari dulu kita menyampaikan optimisme menyampaikan program, menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan,” terang Jokowi.

“Saya kira kontestasi ini adu program, adu ide, adu gagasan. Saya kira ini akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik kepada masyarakat,” lanjut dia.

Acara itu dihadiri 1.000 orang pendukungnya yang menghadiri Rakernas ke-4 Projo. Acara ini diselenggarakan pada 15 hingga 16 September 2018.

Beberapa tokoh yang juga menjadi pembicara yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dan Ketua TKN pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawir Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...