Jumat
23 Oktober 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pancasila Tak Bertentangan dengan Agama

pdip-jatim-yudi-latief1

JAKARTA – Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif menegaskan, agama dan Pancasila bukan sesuatu yang harus dipertentangkan.

Dia memastikan, salah satu sasaran kerja UKP-PIP adalah meluruskan pandangan yang salah soal Pancasila dan agama ini.

“Pendekatan kita sebenarnya pendekatan merangkul karena bisa jadi orang itu menolak Pancasila, barangkali persepsi, barang kali belum sepenuhnya memahami,” kata Yudi di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Yudi tak menampik belakangan memang kerap muncul anggapan seolah Pancasila dihadapkan dengan agama. Seolah Pancasila dan agama adalah hal yang sama sehingga harus dipilih salah satunya.

“Padahal saya sering katakan Pancasila dan agama satu hal yang bereda, tidak bisa dibandingkan,” ucapnya.

Yudi mengibaratkan agama sebagai menara yang menjulang keatas. Tiap agama memiliki menaranya masing-masing. Pancasila adalah jembatan yang menghubungkan menara-menara itu.

“Jadi kalau agama itu tower menjulang ke atas, Pancasila itu jembatan penghubungnya yang memungkinkan orang, agama apapun, berkomunikasi dan berdialog di ruang publik,” papar Yudi.

Dia berpendapat, penilaian yang salah terhadap Pancasila muncul karena kurangnya sosialisasi. Di situ lah UKP-PIP akan masuk.

Lembaga ini akan mensosialisaskkan nilai-nilai Pancasila ke berbagai kalangan, termasuk yang selama ini menentang Pancasila.

“Kami akan mendatangi kelompok apapun dengan tanpa prasangka. Karena semangat kami merangkul semua kelompok masuk ke rumah bersama Pancasila itu,” ucapnya.

Yudi Latif resmi melantik tiga orang deputi di Gedung Sekretariat Kabinet, Kompleks Istana Kepresiden. Pelantikan dilakukan berdasarkan Salinan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TPA Tahun 2017.

Usai pelantikan, Yudi Latif memperkenalkan satu per satu tiga deputi yang dilantiknya. Pertama, Anas Saidi sebagai Deputi Bidang Pengkajian dan Materi. Kedua, adalah Hariyono sebagai Deputi Bidang Advokasi. Ketiga, Silverius Yoseph Soeharso sebagai deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi.

“Deputi-deputi ini mencerminkan keberagaman Indonesia. Dan mengombinasikan antara kompetensi dan representasi,” ujarnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...