Minggu
13 September 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pakar: 1-0 Untuk Risma-Whisnu

pdip jatim - debat kandidat pilkada surabaya

pdip jatim - debat kandidat pilkada surabayaSURABAYA – Pakar Politik Universitas Airlangga Surabaya, Kris Nugroho menilai pasangan Tri Rismaharini -Whisnu Sakti Buana lebih menguasai materi Debat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya ketimbang pasangan Rasiyo–Lucy. Pasalnya, pasangan nomor urut 2 ini dinilai memiliki pengalaman selama memimpin Kota Surabaya.

Dalam rentang masa kepemimpinan Risma–Whisnu, Kris Nugroho mengakui telah banyak menorehkan prestasi nasional dan internasional. “Over all (secara keseluruhan), kalau dari prestasi incumben lebih unggul. Dari skor, nilainya 1 – 0 untuk Risma–Whisnu,” ungkap Kris Nugroho, mengomentari debat pilkada di Kompas TV yang digelar, Jumat (30/10/2015) malam.

Kris Nugroho menyatakan, pasangan Risma–Whisnu dan Rasiyo–Lucy sebenarnya mempunyai perspektif sama untuk mensejahterakan masyarakat Kota Surabaya.

Dia menangkap, dari paparan yang disampaikan Risma–Whisnu, program yang disampaikan ingin meningkatkan dari apa yang sudah dicapai saat ini apabila diberi kepercayaan memimpin kembali.

“Risma ingin menaikkan level dari tahap satu ke tahap dua,” terangnya.

Dia mengakui, tema debat perdana, yakni “Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat” cukup menarik. Pasalnya, hal itulah yang dibutuhkan masyarakat langsung.

“Dari paparan yang disampaikan tersebut, diharapkan bisa mewujudkan di masa mendatang,” papar dia.

Kris Nugroho mengapresiasi program Risma–Whisnu yang ingin memberikan beasiswa kepada warganya sampai jenjang perguruan tinggi, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Namun demikian, program tersebut perlu dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, karena pemerintah juga memberikan subsidi untuk masyarakat misnkin yang mengenyam pendidikan tinggi.

“Terutama untuk uang kuliah tunggal, subsidi bagi masyarakat tak mampu, pemerintah kota perlu koordinasi dengan pusat,” lanjutnya.

Dari sisi infrastruktur yakni sarana dan prasarana, dia mengakui, dalam masa kepemimpinan Risma-Whisnu cukup banyak menorehan kemajuan.

“Di atas kertas, untuk untuk ukuran keberhasilan fisik, dalam pembangunan yang sebelumnya dijalankan Risma–Whisnu, secara fisik lebih tertata, hijau dan teratur,” katanya.

Hanya, dia menyarankan, untuk aplikasi program pembangunan ke depan, pemerintah kota perlu menekankan pada skala prioritas, terutama untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.

Tentang pelaksanaan debat cawali dan cawawali di gedung Gramedia, meski terdengar semarak, Kris Nugroho menilai, pasangan calon walikota dan wakil walikota masih terlihat kaku. Namun dia menganggap hal itu masih wajar, karena dua pasangan calon, yakni Rasiyo–Lucy dan Risma-Whisnu masih berhati- hati dalam menyampaikan pendapatnya.

“Mereka terlihat masih hati-hati, mungkin dalam dialog berikutnya sudah lebih interaktif,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...