Sabtu
17 Oktober 2026 | 1 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ony Setiawan Dorong Pengaktifan Kembali Dewan Kebudayaan Bojonegoro

pdip-jatim-ony-setiawan-030621

BOJONEGORO – Wakil Ketua Bidang Kebudayaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ony Setiawan, mendorong Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mengaktifkan kembali Dewan Kebudayaan.

Dorongan didasari potensi kesenian dan kebudayaan yang ada di Bojonegoro.

“Kami mendorong pemkab untuk mengktifkan kembali Dewan Kebudayaan di Bojonegoro. Agar para pegiat budaya maupun seniman terfasilitasi,” kata Ony, Sabtu (2/9/2023).

Bentuk fasilitasi dari pemkab melalui Dewan Kebudayaan, lanjut dia, semisal menyediakan galeri atau ruang pamer karya para seniman atau budayawan Bojonegoro.

Upaya dilakukan Ony seiring masukan maupun fakta-fakta ia dapatkan dari hasil berinteraksi dengan kalangan seniman dan budayawan setempat.

Ruang pamer karya seni tak sekadar menjadi media penghubung transaksi kolektor dengan sang pemproduksi.

Lebih dari itu, seperti disampaikan Ony, sebagai media penyambung keberlangsungan kesenian dan kebudayaan lokal dari generasi lalu, sekarang, dan mendatang.

“Publikasi karya-karya seniman Bojonegoro melalui galeri seni misalnya, tujuannya untuk kemajuan kebudayaan di Bojonegoro juga,” kata Ony.

Imam Mahdi. Foto:dian/pdiperjuangan-jatim.com

Bukan Soal Uang
Rumah Imam Mahdi di Jl Dr Suharso Gang Namlo Nomor 53 Bojonegoro bak galeri seni. Berbagai karya seni seperti lukisan, patung kayu, wayang kulit dan berbagai benda ukiran memenuhi dinding dan sudut-sudut ruangan.

Benda-benda bernilai seni itu, sebagian besar adalah karya Imam Mahdi yang dibuat dari waktu ke waktu. Bahkan pada usianya yang ke 60 tahun, Imam Mahdi masih terus berkegiatan seperti saat di temui pdiperjuangan-jatim.com di rumahnya.

“Dalam berkarya saya tak memikirkan materi. Sejak dari dulu. Yang menjadi pikiran saya,  sampai sekarang saya masih belajar dan terus belajar pada seni,” kata Imam Mahdi.

Konsistensi Imam Mahdi berkesenian didasari kecintaannya pada kebudayaan nusantara. Melalui karyanya, ia berharap generasi sekarang dan mendatang mengenal akar sejarah budayanya.

“Seni tidak bisa diukur uang. Yang penting kita terus berkarya, untuk generasi sekarang. Bahwa kalau di nilai bagus, ya bagus,” ujarnya. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...