Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

OJK Kick Off Bulan Literasi Keuangan Nasional untuk Pelajar, Dimulai dari Banyuwangi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-03052025

BANYUWANGI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dan Bank Jatim meluncurkan Bulan Literasi Keuangan Nasional bagi Pelajar, yang dipusatkan di SDN Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (2/5/2025).

“Kick off dari Banyuwangi ini menjadi yang pertama kali, untuk selanjutnya ke daerah lainnya se-Indonesia,” ujar Kepala OJK Jember, Muhammad Mufid.

Dalam program itu, para siswa sekolah di Banyuwangi dikenalkan dengan literasi keuangan. Bahkan sebanyak seribu siswa dibukakan rekening perbankan sebagai modal awal bagi mereka untuk menabung.

Ia menjelaskan, literasi keuangan perlu diajarkan kepada anak sekolah sejak dini. Salah satunya dengan mulai menyisihkan uang jajan untuk menabung.

“Dengan literasi keuangan, kami berupaya agar tabungan pelajar ini berkelanjutan, bagaimana agar pelajar bisa konsisten menabung dan menggunakan uangnya dengan tepat,” terangnya.

“Untuk itu, kami juga akan bangun ekosistemnya, gurunya dan juga orangtuanya juga akan mendapat support literasi keuangan,” lanjutnya.

Selanjutnya program literasi keuangan akan memberikan pendampingan hingga workshop bagi pelajar.

“Nantinya program Literasi keuangan juga akan menyasar berbagai unsur masyarakat seperti komunitas pariwisata, UKM, ibu rumah tangga dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berterima kasih dan mengapresiasi upaya OJK bersama Bank Jatim terus melakukan edukasi literasi keuangan sejak dini pada generasi muda Banyuwangi.

“Literasi keuangan menjadi bagian pendidikan yang penting untuk bekal masa depan anak. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pentingnya kolaborasi dan keterlibatan banyak pihak dalam dunia pendidikan, termasuk lembaga keuangan dan perbankan,” ujar Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, literasi keuangan sejak dini akan membantu pelajar melakukan pengelolaan keuangan dengan lebih bijak. Tidak hanya membentuk kebiasaan menabung, tapi juga bisa menghindari sikap konsumtif, dan mengelola keuangan dengan baik.

“Dengan mengenal literasi keuangan anak-anak mulai dibiasakan merencanakan masa depan finansial yang lebih baik. Mereka juga bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan pengelolaan keuangan yang saat ini marak terjadi seperti pinjol, judi online dan lainnya,” jelas Ipuk.

Direktur Bisnis Mikro Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mensupport program literasi keuangan bagi pelajar di Banyuwangi. Saat ini sudah ada 27 ribu pelajar Banyuwangi yang memiliki rekening tabungan Bank Jatim.

“Masih ada potensi 51 ribu siswa SD dan 100 ribuan siswa SMP yang akan dijangkau dengan literasi keuangan. Kami akan terus melakukan upaya tersebut secara berkelanjutan,” ujarnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...