Sabtu
17 Oktober 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Berbagi Tips Berjualan kepada Santri Ponpes

pdip-jatim-221122-novita-pelatihan-jahit-3

TRENGGALEK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini berbagi tips berjualan, saat membuka pelatihan menjahit, di Balai Benih Ikan Trenggalek, Senin (21/11/2022)

Pelatihan menjahit diikuti kalangan santriwan – santriwati itu untuk menyukseskan program One Pesantren One Produk (OPOP),

Menurut Novita, berusaha dan berwirausaha prinsipnya adalah berjualan. Bagaimana berjualan sebanyak-banyaknya.

Untuk mampu sukses berjualan tentunya ada tips dan trik yang bisa dipilih. Pada pelatihan itu istri Mochamad Nur Arifin, Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut tidak segan-segan membedahnya.

Kiprah Novita Hardini dalam mendampingi pelaku usaha mikro sendiri memang tidak perlu diragukan lagi.

Selain getol, perempuan cantik itu memang sangat konsen untuk bisa berbuat sesuatu kepada semua, utamanya pengusaha perempuan.

Bahkan untuk menjaga eksistensi ini, sarjana ekonomi itu mendirikan sebuah yayasan yang dinamakan UPRINTIS Indonesia.

Banyak lompatan yang dilakukan, baik ide baru maupun koneksi dengan kementrian maupun pihak swasta seperti beberapa perusahaan Start Up guna membantu UMKM bisa mengakses pasar online.

Bahkan dengan upayanya, batik Trenggalek mencatat penjualan terlaris di Sarinah Mall Jakarta.

“Hari ini kita memperkuat pondasi kesiapan santriwan santriwati untuk menjadi entrepreneur tangguh dalam rangka mewujudkan program OPOP,” ujarnya.

Dia bersyukur, pelatihan ini berjalan dengan baik, support OPD juga baik dan sekretaris OPOP Trenggalek juga sangat semangat untuk bisa membina masing-masing pesantren memiliki satu produk unggulan, yang nantinya bisa diberi fasilitas yang menyeluruh.

“Saya cuma berbagi tips kecil supaya teman-teman bisa punya satu mindset, bahwa di mana berusaha dan berwirausaha itu konsepnya adalah menjual,” tandasnya.

Kepala Dinas Komindag Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono menambahkan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk penumbuh wirausaha di kalangan pondok pesantren.

“Kegiatan ini sendiri ditujukan supaya ada jiwa dan pemahaman dari peserta untuk kewirausahaan kepada teman teman di pondok pesantren, kemudian santri. Terus kemudian mampu dan mandiri secara ekonomi,” terangnya.

“Dengan begitu, selain bermanfaat bagi santri nantinya juga bermanfaat bagi perekonomian pondok, kemudian juga berdampak bagi lingkungan pondok itu sendiri,” pungkas Agus.

Pelatihan menjahit kali ini dilaksanakan selama 6 hari, mulai Senin (21/11/2022) di Balai Benih Ikan Trenggalek.

Guna menghasilkan hasil yang maksimal, selain datangkan narasumber yang kompeten, pelatihan yang diprakarsai Dinas Kominfag ini menggandeng salah satu modes yang ada di Trenggalek. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...