Rabu
07 Oktober 2026 | 8 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novi-Marhaen Mulai Pimpin Nganjuk

pdip-jatim-novi-marhaen-pimpin-nganjuk

NGANJUK – Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo memimpin prosesi ‘Serah Terima Jabatan Bupati Nganjuk masa jabatan 2018-2023 dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Nganjuk 2018’, di ruang sidang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Nganjuk, Selasa (2/10/2018).

Acara serah terima jabatan tersebut yaitu dari Pj. Bupati Drs. Soedjono MM, kepada H. Novi Rahman Hidayat S.Sos, MM dan Dr. Drs Marhaen Jumadi SH, SE,MM,MBA sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2018–2023 .

Selain Gubernur Jatim H. Soekarwo, prosesi sertijab Bupati juga dihadiri Forkopimda Nganjuk, Camat se Kabupaten Nganjuk dan perwakilan elemen dari masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Dalam keterangannya, Gubernur Jatim Soekarwo berharap agar bupati dan wakil bupati baru untuk menjalankan amanah masyarakat Kabupaten Nganjuk.

“Oleh karena itu kebijakan pemerintahan yang baru nanti harus berkesinambungan dengan kondisi masyarakat saat ini,” harapnya.

Selain itu, prioritas kesejahteraan masyarakat adalah hal utama dalam menjalankan pemerintahan, dimana selama ini di Kabupaten Nganjuk dinilai sudah baik dalam beberapa sektor, termasuk sektor pertanian.

“Dan perlu diprioritaskan juga pada program pendidikan dan kesehatan serta pembangunann infrakstruktur lainnya,” jelas Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim.

Sementara itu Bupati Nganjuk H.Novi Rahman Hidayat. S.Sos, MM kembali menekankan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada ekonomi kreatif, dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Salah satu caranya, yaitu memakai produksi asli Nganjuk, ini termasuk juga berlaku untuk supermarket.

“Jadi kedepan kita akan menertibkan Indomart, Alfamart dan meminta mereka agar menjual produk-produk UMKM Kabupaten Nganjuk. Setidaknya 50 persen harus masuk di pasar modern seperti Indomart dan Alfamart. Dan jika tidak, mereka akan kita cabut izinnya,” tandas Mas Novi.

Disampaikan juga oleh Bupati Novi, efektifitas ekonomi kerakyatan bagi Kabupaten Nganjuk didasari dengan ‘mbangun deso noto kutho’ yang berbasis pada ekonomi kreatif dan pertanian sebagai modal dasar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Selain itu, prioritas utama juga termasuk pendidikan dan kesehatan,” pungkas bupati yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada 2018 ini. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...