Selasa
09 Juni 2026 | 9 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngerandu Buko Bersama Puti, Bupati Anas Ajak Warganya Coblos No 2

pdip-jatim-ngabuburit2

BANYUWANGI – Dalam setiap kesempatan bertemu elemen masyarakat, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas selalu mengajak mereka untuk mencoblos pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno pada hari-H coblosan Pilkada Jatim, 27 Juni 2018.

Seperti saat bertemu ribuan warga Banyuwangi dari bermacam elemen di gedung pertemuan Pondok Wina Banyuwangi, Sabtu (2/5/2018), ajakan memilih pasangan calon nomor urut 2 ini pun disampaikan bupati  dua periode yang sedang cuti untuk mendampingi Puti Guntur tersebut.

Ajakan memilih Gus Ipul-Mbak Puti, sebut Anas, karena pasangan ini punya pemikiran inovatif, keren, dan progresif untuk membangun Banyuwangi dan Jawa Timur.

“Ada banyak sektor yang bakal dikerjakan Mbak Puti ke depan untuk membantu masyarakat Banyuwangi dan Jatim,” kata Anas, di depan ribuan masyarakat dari Muslimat NU, Fatayat, hingga Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ini yang mengikuti acara ngabuburit bertajuk ‘Ngerandu Buko Mbak Puti dan Mas Anas Gesah Bersama Sedulur Wadon Banyuwangi’.

Puti Guntur, sebut Anas, merupakan sosok pemimpin yang selalu dekat dengan persoalan-persoalan rakyat. Sebagai cucu Presiden pertama RI Ir Soekarno, Puti mewarisi pemikiran pro wong cilik.

Bung Karno sendiri dikenal dengan pemikiran dan tindakannya yang selalu berani berada di garis terdepan dalam membela masyarakat.

Pemihakan pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti, tambah Anas, sangat jelas. Yakni kepada masyarakat kecil, kelompok perempuan, dan anak-anak muda.

Karena itu, keluarlah program pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK, program Nutrisi Makmur untuk menjamin kesehatan ibu hamil dan balita, serta modal murah-mudah untuk usaha kecil.

Sementara itu, saat menyampaikan sambutan jelang berbuka puasa, Puti mengungkapkan, dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur, diperlukan pendidikan yang memadai. Seperti dengan program nawacita Presiden Joko Widodo terkait wajib belajar 12 tahun bisa terpenuhi.

Karena itu, dia bersama Gus Ipul mempungai program Dik Dilan, atau pendidikan gratis dilanjutkan. “Kewajiban kami jika terpilih nanti, pendidikan SMA/SMK Negeri itu digratiskan,” kata Puti.

Menurut dia, pendidikan haruslah tercapai seluas-luasnya dan wajib diberikan, supaya kedepannya sudah tidak ada lagi mengenai keluhan di masyarakat Jawa Timur.

“Program Dik Dilan ini menjadi prioritas kami, pasangan nomor dua, Gus Ipul dan Mbak Puti, dengan memberikan masalah pendidikan gratis,” jelas Puti. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Safari Gemarikan, Sonny Ajak Masyarakat Tingkatkan Asupan Protein Hewani

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mengajak masyarakat menjadikan ikan menu utama ...
BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...