Sabtu
15 Agustus 2026 | 8 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Naik Tidaknya Harga BBM Bersubsidi Diputuskan Setelah Pelantikan 20 Oktober

BBM langka Com

BBM langka ComJAKARTA — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Puan Maharani, mengatakan, jadi tidaknya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diputuskan setelah pelantikan 20 Oktober depan.

“Kita menaikkan (harga BBM) atau tidak menaikkan nanti lihat setelah pelantikan. Jadi tidak bisa bilang menaikkan, dilantik saja belum, presidennya saja masih Pak SBY,” kata Puan di gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Dia mengaku heran dengan anggapan yang berkembang yang menyatakan PDI Perjuangan tak konsisten dalam menyikapi masalah subsidi BBM. Puan menilai anggapan tersebut tidak pas karena Jokowi-JK belum resmi menjabat presiden dan wakil presiden.

“Bagaimana membangun bangsa ke depan harus diperhatikan, dalam artian kalau kita naikkan (harga BBM) bagaimana, membuat bangsa ini apakah konsumsi. Harus kita kembalikan produktivitas, apa yang kita cita-citakan di APBN, bukan berarti harus naik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, wacana kenaikan BBM yang diembuskan pasangan Jokowi-JK untuk mencari solusi agar program-program kerakyatan, seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar, bisa segera berjalan. Pasalnya, alokasi anggaran untuk subsidi BBM sudah begitu tinggi.

“Harus kita perhatikan bagaimana proses selanjutnya pemerintahan SBY ke pemerintahan yang akan datang, Jokowi-JK. Apa pun alasannya, jangan ada hal-hal yang membuat rakyat ke depan tidak jadi lebih baik kesejahteraannya,” ucap dia.

Sementara, soal wacana menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut, Jokowi menyatakan belum bisa memutuskan saat ini. Menurut dia, keputusan itu akan dikeluarkan setelah pelantikan presiden-wakil presiden.

Meski demikian, kata Jokowi, pihaknya akan membicarakan dulu bersama kabinetnya sebelum menaikkan atau tidak harga BBM. “Semua harus dikalkulasi dan dihitung bagaimana dampaknya ke masyarakat. Tidak hanya ekonomi dan politiknya saja,” ujar Jokowi. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...
KRONIK

Gesah Bareng Ambi Bupati: Cara Ipuk Cari Solusi Langsung Masalah Pangan

BANYUWANGI – Berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku perkebunan di Banyuwangi ...
KRONIK

Relief Gumuk Lumpang Rusak, DPRD Jember Minta Dugaan Perusakan Diusut

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta polisi mengusut dugaan perusakan Objek Diduga Cagar ...
LEGISLATIF

Kelebihan Bayar Rp 566 Juta Proyek Alun-Alun Sidoarjo, DPRD Desak Pemkab Benahi Manajemen Pengawasan

SIDOARJO – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai kelebihan pembayaran sebesar Rp 566,44 juta pada ...