oleh

Mulai Uji Bakal Calon, PDIP Jatim Targetkan Menang di 12 Kabupaten/Kota

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menargetkan kemenangan di 12 kabupaten/kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

“Dari 18 kabupaten/kota di Jatim kita menargetkan kemenangan di 12 wilayah,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, di sela acara fit and proper test bakal calon kepala daerah/bakal calon wakil kepala daerah di kantor DPD PDIP Jatim, Sabtu (19/8/2017).

Kusnadi menyebutkan, PDIP juga akan berjuang keras mempertahankan kemenangan di kabupaten/kota yang kepala daerahnya selama ini dijabat kader PDI Perjuangan.

Daerah tersebut, di antaranya Kota Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Magetan. Sedang daerah lain yang menjadi proyeksi kemenangan adalah Kota dan Kabupaten Madiun, serta Kabupaten Lumajang.

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini berharap, kepala daerah incumbent dari PDIP berjuang sekuat tenaga mempertahankan kemenangan itu. “Wilayah ini kan sudah sejak reformasi kepala daerahnya dimenangkan PDIP,” ujar dia.

Sementara itu, fit and propertest kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerah diikuti sekitar 50 orang. Dari 18 daerah, yang hadir kali ini sebanyak 50 bakal calon kepala daerah dan wakil daerah dari 10 kabupaten dan kota.

Bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut yang ikut penyaringan hari ini adalah dari Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Magetan.

Proses penyaringan ini merupakan salah satu bagian proses pemilihan bakal calon. Setelah itu hasilnya akan diserahkan seluruhnya ke DPP PDI Perjuangan.

Menurutnya, ada dua hal yang harus dilaporkan kepada DPP PDIP. Yakni potensi popularitas dan elektabilitas yang dibuktikan melalui hasil survei, serta pandangan dalam membangun daerah masing-masing kandidat yang diketahui melalui uji fit and proper test ini.

“Nanti DPP yang memutuskan. DPD Jatim hanya ingin mengetahui kondisi setiap person para calon dan kondisi wilayah daerahnya. Karena DPD juga diminta DPP untuk memaparkan kondisi setiap bakal calon dan daerahnya,” jelas Kusnadi.

Soal bakal calon yang berhalangan hadir hari ini, tambah Kusnadi, tetap akan diundang untuk penyaringan. (goek)