Selasa
21 April 2026 | 2 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mindo Mulai Bangun Agro Edukasi MSP di Kabupaten Mojokerto

pdip-jatim-mindo-agro-edukasi-msp-200621

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mindo Sianipar mulai mewujudkan Agro Edukasi Masyarakat Sejahterakan Petani (MSP) di Dusun Jaringan Sari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Legislator dari Dapil Jatim 8 ini menandai pembangunan Agro Edukasi MSP dengan melakukan peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng, Minggu (20-6-2021).

“Agro Edukasi MSP ini nantinya kita jadikan pusat pelatihan dan percontohan pertanian dalam arti luas. Termasuk peternakan maupun perikanan,” ujar Mindo.

Dia menyebut, pertanian adalah sektor yang di masa pandemi ini mampu bertahan. Karena itu, dia menilai sudah selayaknya jika semua pihak berkontribusi memajukan sektor ini.

“Jadi meskipun masih tumbuh positif, tapi NTP (nilai tukar petani) cenderung menurun. Dengan berbagai pelatihan seperti ini, nantinya pasti bisa turut mengatrol NTP,” ujarnya.

Menurut Mindo, Agro Edukasi Karangdiyeng sengaja memilih tempat di samping tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, sampah jangan dianggap bencana, tapi itu bisa dijadikan sumber rejeki.

“Dengan teknologi sampah akan meningkatkan pendapatan warga sekitar. Sampah bisa dibuat eco-enzim, sumber makanan maggot (organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly/BSF), kompos dan sebagainya,” beber Mindo.

Lokasi Agro Edukasi MSP, lanjut Mindo, didesain untuk pelatihan pertanian komprehensif. Misalnya akan dipelihara ayam petelur, sapi, maupun kolam ikan tanpa menggunakan pakan produk pabrikan.

“Karena di TPA ini melimpah sampah organik, saya pastikan produksi enzim maupun maggot melimpah. Lihat saja nanti, pasti ternak maupun ikan gemuk-gemuk dan besar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangdiyeng Sulaiman Efendi menyambut baik pembangunan Agro Edukasi MSP ini.

“Ini mimpi kami, ada pihak yang memanfaatkan sampah organik di TPA. Karena sampah plastik dan logam sudah dipilah dan dimanfaatkan masyarakat, mudah mudahan sampah organiknya terserap semua. Sehingga tidak ada polusi udara dan gunungan sampah,” ungkap Sulaiman.

Sedang Ketua Kelompok Agro Edukasi MSP, Achmad Anwar mengatakan, pembangunan beberapa fasilitas utama ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan.

“Secara keseluruhan untuk seluruh sarana prasarana awal tahun depan diharapkan bisa tuntas. Saya siapkan lahan 25 hektar,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto ini. (rul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...
HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...