Jumat
16 Oktober 2026 | 12 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mindo: Harus Raih 25 % Suara Nasional

Mindo Moker - kiri

Mindo Moker - kiriKETUA DPP PDI Perjuangan Mindo Sianipar mengatakan, 2014 adalah tahun penentuan. Bukan hanya soal jabatan presiden, tapi soal kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik sesuai UUD 45 dan Pancasila.

“Ibu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri) mengatakan, 2014 adalah tahun penentuan, tidak hanya siapa presidennya, tapi melalui pilpres 2014 adalah penentuan apakah kita bisa kembali ke UUD 45, dan apakah kita bisa mengembalikan roh pancasila untuk kelangsungan berbangsa dan bernegara,” kata Mindo Sianipar, kemarin.

Sebagaimana parpol lain, PDI Perjuangan, kata Mindo, ingin merebut kursi presiden melalui Pilpres 2014. Sebab, terang Mindo, dengan bisa merebut kursi RI 1 itu, PDI Perjuangan akan berupaya mendudukkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, dan sebagai kerangka membangun negara.

Untuk bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden tanpa partai lain, terang Mindo, PDI Perjuangan membutuhkan raihan suara nasional 25 persen suara dalam Pemilu Legislatif 2014. Dalam UU Pilpres disebutkan persyaratan ambang batas presiden, yakni 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional.

“Dengan perolehan 25 persen suara, memungkinkan PDI Perjuangan mencalonkan pasangan capres dan cawapres sendiri,” ujar Mindo, di depan puluhan kader pengurus tingkat ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Caleg DPR RI nomor urut 1 dapil 8 Jawa Timur menjelaskan, raihan suara nasional minimum 25 persen itu bisa diraih jika di tiap TPS se-Indonesia, total suara yang memilih tanda gambar partai dan yang memilih caleg tingkat pusat sebanyak 25 persen.

Dia mengajak kader PDI Perjuangan Mojokerto yang masuk kandang banteng, untuk bisa menyumbangkan suara nasional lebih tinggi dari 25 persen. Hal ini, jelasnya, untuk menutup kekurangan suara di daerah yang bukan basis PDI Perjuangan.

Pemilu 2014, imbuh Mindo, masih berpotensi adanya kecurangan yang bisa merugikan partai. Namun dia optimistis PDI Perjuangan yang akan menang dalam Pemilu 2014. Dia pun mengajak kader Mojokerto untuk memenangkan pemilu sesuai aturan, dan tidak ikut-ikutan bermain curang.

“Kita tidak boleh curang, dan PDI Perjuangan harus menang meski dicurangi,” tandas Mindo.

Acara konsolidasi menjelang Pemilu 2014 pengurus Ranting se-Dlanggu itu digelar di rumah H Ismail, Ketua DPC PDI Perjuangan setempat, yang juga caleg DPRD Kabupaten Mojokerto nomor urut 1 dapil 1 (Kecamatan Mojoanyar, Bangsal, Dlanggu dan Kutorejo). Sedang dari provinsi yang datang SW Nugroho, caleg DPRD Provinsi nomor urut 1 dapil 8 Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kabupaten/Kota Madiun). (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...