Rabu
14 Oktober 2026 | 5 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menjaga “Napas” Sandur Bojonegoro: Antara Ritual, Filosofi, dan Konservasi

IMG-20260314-WA0012_copy_610x429

​BOJONEGORO – Di tengah gempuran modernisasi, kesenian Sandur di Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menjaga eksistensinya.

Kesenian teater tradisional yang memadukan tari, drama, dan ritual ini kini menjadi fokus utama revitalisasi guna memastikan nilai-nilai luhur yang dikandungnya tetap terwariskan kepada generasi muda.

​Langkah konkret pelestarian ini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Ony Setiawan. Dalam kunjungannya ke Sanggar Sayap Jendela di Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro—yang dikenal sebagai tanah kelahiran Sandur—politisi PDI Perjuangan ini menegaskan pentingnya penetapan Sandur sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

​”Poin utamanya adalah seni Sandur di Bojonegoro ini merupakan warisan budaya tak benda yang memerlukan upaya konservasi dan revitalisasi secara berkelanjutan. Ini adalah ikon masyarakat Bojonegoro yang harus kita uri-uri (lestarikan) agar tidak redup ditelan zaman,” ujar Ony saat bertemu dengan pimpinan sanggar, Winarti.

​Filosofi Siklus Hidup
​Sandur bukan sekadar tontonan rakyat yang lazim dipentaskan di tanah lapang dengan penerangan obor. Di balik gerak tari dan iringan gamelannya, tersimpan filosofi mendalam mengenai eksistensi manusia.

​Agus Sighro Budiono, pembina kesenian di Sanggar Sayap Jendela, menjelaskan bahwa Sandur adalah representasi perjalanan spiritual manusia.

​”Sandur menceritakan tentang manusia yang terlahir tidak punya apa-apa, lalu berproses dalam hidup, hingga akhirnya kembali pada kematian. Prosesi ini melibatkan ritual spiritual yang diperkuat dengan petuah-petuah melalui ungkapan tetembangan,” jelas Agus.

​Secara struktur, pertunjukan Sandur memiliki pakem yang khas. Acara biasanya dibuka dengan tarian Jaranan yang dinamis dan ditutup dengan atraksi Kalongking—sebuah atraksi akrobatik yang membutuhkan kemahiran tingkat tinggi.

​Tantangan Revitalisasi
​Eksistensi Sandur selama ini juga kerap menarik perhatian tokoh budaya nasional, salah satunya Sujiwo Tedjo, yang turut memberikan dukungan moral bagi para pegiat budaya di Bojonegoro.

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menjadikan seni tradisional ini relevan bagi generasi muda.

​Pihak Sanggar Sayap Jendela kini menerapkan pembelajaran integratif yang menggabungkan seni drama, tari, dan musik.

Selain itu, adaptasi dilakukan dengan membuka ruang pertunjukan baik secara langsung maupun virtual agar jangkauan audiens semakin luas.

​Melalui sinergi antara pegiat seni di tingkat tapak dan dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sandur diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi tetap menjadi identitas yang hidup di hati masyarakat Bojonegoro dan Tuban.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...