Sabtu
13 Juni 2026 | 7 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mendagri Jamin Penundaan DAU Tak Akan Ganggu Gaji PNS Daerah

pdip-jatim-tjahjo-berpeci

pdip-jatim-tjahjo-berpeciJAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan bahwa penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) tidak akan mengganggu pengembangan otonomi daerah meskipun alokasinya untuk berbagai keperluan, termasuk gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pernyataan Tjahjo menanggapi kekhawatiran aparatur di daerah atas keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang menahan kucuran anggaran dana alokasi umum (DAU) 169 daerah senilai Rp 19,4 triliun.

Tjahjo menilai, keputusan tersebut telah dipertimbangkan dan dikaji secara mendalam.

“DAU ini hanya ditunda pembayarannya, tidak akan ganggu perencanaan. Khusus gaji tidak (terganggu), tetap teralokasi,” ujar Tjahjo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Menurut Tjahjo, salah satu alasan penundaan DAU lantaran penyerapan anggaran di daerah masih rendah. Sementara saat pengajuan anggarannya besar.

“Jangan sampai ngotot, masukkan, tahu-tahu penyerapan rendah,” kata dia.

Tjahjo berharap Pemerintah Daerah (Pemda) serta DPRD bersikap arif menyikapi penundaan DAU. Ke depan mampu mengoptimalkan penyerapan anggaran di sisa waktu 4 bulan ke depan.

“Pemda dan DPRD akan arif, revisi dan tunda kembali proyek dan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) yang belum dilelang. sisa 4 bulan tahun ini bisa optimal penyerapannya,” tutur dia.

Sebelumnya, Keputusan Kementerian Keuangan terkait DAU tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 125/PMK.07/2016 yang ditandatangani Sri Mulyani pada 16 Agustus 2016.

“(Penundaan DAU) didasarkan pada perkiraan kapasitas fiskal, kebutuhan belanja, dan posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun 2016, yang dikategorikan sangat tinggi, tinggi, cukup tinggi, dan sedang,” demikian bunyi Pasal 1 ayat 2 peraturan tersebut.

Penundaan aliran DAU kepada 169 daerah dilakukan dalam rangka pengendalian pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Kemenkeu meminta pemerintah daerah melakukan penyesuaian DAU pada pendapatan dan belanja tanpa menunggu Perubahan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan untuk memangkas Rp 133 triliun anggaran pemerintah pusat dan transfer daerah pada APBN-P 2016.

Meski begitu, ia yakin stimulus ekonomi masih tetap terjaga di tengah perekonomian global yang belum pulih. (kompas)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...
KRONIK

Hangatkan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Tari Topeng Kaliwungu Sambut Pengurus PDIP Jatim

Di tengah cuaca mendung usai hujan deras, Tari Topeng Kaliwungu tampil memukau menyambut kedatangan pengurus DPD ...