Minggu
23 Agustus 2026 | 3 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Merasa Terhormat Dikunjungi Presiden Afrika Selatan

pdip-jatim-mega-presiden-afsel

JAKARTA – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri merasa terhormat atas kunjungan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, ke kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017).

“Saya mendapatkan sebuah kehormatan karena Presiden dari Afrika Selatan datang berkunjung untuk bertemu dengan saya,” ujar Mega usai pertemuan.

Mega mengatakan, ketika menjabat sebagai Presiden kelima RI, dirinya juga pernah mengunjungi Afrika Selatan dan bertemu dengan Jacob Zuma. Saat kunjungan itu, Presiden Afrika Selatan masih dijabat oleh Nelson Mandela.

“Dan sekarang, ketika beliau menjadi Presiden maka presiden Jacob Zuma bisa bertemu,” kata Mega.

Mega juga menaruh hormat kepada negara Afrika Selatan yang telah memberikan gelar pahlawan kepada dua orang Indonesia, yakni Presiden pertama RI Soekarno dan Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al Bantani (Syekh Yusuf).

“Syekh Yusuf itu adalah seorang dari pejuang kita dari Sulawesi Selatan yang dibuang pada masa penjajahan ke Afrika Selatan dan meninggal di Afrika Selatan. Dan di sana, ada kampung yang bernama Kampung Makassar. Atas hal itu perjuangannya salah satu pahlawan dari Afrika Selatan,” kata Mega.

Dalam pertemuan ini juga, lanjut Mega, kedua pihak berharap hubungan kerja sama tidak hanya pada tingkat pemerintah dengan pemerintah (goverment to goverment), tetapi juga ke tingkat yang lain.

“Dan juga kami berbicara untuk mengadakan hubungan antara kedua partai juga dalam artian untuk mempererat persahabatan itu,” kata dia.

Sementara, Presiden Jacob Zuma berterima kasih kepada Megawati Soekarnoputri karena telah menerimanya dengan ramah.

Jacob mengaku senang atas kunjungan ke Indonesia dan persahabatan kedua negara yang telah terjalin lama.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan hormat kepada Ibu Megawati,” kata Jacob.

DIa mengaku bahwa kunjungannya kali ini ke Indonesia terkait dengan Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean RIM Association (IORA). Adapun hari ini, menjadi hari terakhir bagi dirinya untuk berada di Indonesia.

Jacob mengaku menaruh hormat kepada Megawati. Sebab, menurut Jacob, Megawati merupakan ketua partai yang memiliki peran besar terhadap pemerintahan.

Hal ini sejalan dengan pemikiran pihaknya yang juga menaruh perhatian besar terhadap partai.

“Karena bagi kami partai berperan besar terhadap pemerintahan,” kata Jacob.

Dalam pertemuan yang berlangsung siang hari ini, Jacob mengatakan, kedua pihak membahas banyak hal. Di antaranya, mengenai pemerintahan dan ekonomi.

Dalam pertemuan itu juga dibicarakan mengenai hubungan kerja sama yang diharapkan tidak hanya terbatas antara pemerintah dengan pemerintah, tetapi antar-partai politik.

“Apa yang dapat kita lakukan untuk mempererat hubungan dan juga hubungan partai,” kata Jacob. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...
EKSEKUTIF

Trenggalek Kembangkan Konservasi Penyu Kili-Kili Berbasis Sains, Gandeng Universitas Brawijaya

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkan ...
LEGISLATIF

Kanang Bersama PMI Jatim Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngawi Terdampak Kekeringan

NGAWI – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan air bersih. ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...