Minggu
18 Oktober 2026 | 10 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Jangan Terburu Ekspor Beras yang Baru Dipanen

pdip-jatim-megawati-panen-raya-indramayu

INDRAMAYU – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap Indonesia tidak terburu-buru mengekspor beras yang baru dipanen. Sebab, menurut Presiden ke-RI tersebut, stok beras untuk penduduk Indonesia harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Kalau panen padi itu, berasnya jangan langsung diekspor dulu. Suruh rakyat makan dulu, cukup dulu, baru sisanya diekspor,” kata Megawati, saat menghadiri panen raya padi di Desa Majakerta, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Megawati menyebutkan bila bahan pangan didahulukan untuk rakyat, maka akan mempermudah swasembada pangan di Indonesia.

“Kalau panen padi dan rakyat didahulukan, maka kita bisa swasembada, bisa berdiri di kaki sendiri,” ujar Mega di hadapan para petani Indramayu, ratusan warga desa Majakerta, dan seluruh kader PDIP Indramayu.

Megawati mengajak para pemuda desa untuk mau kembali bertani, dan menggarap tanah mereka menjadi sawah daripada migrasi ke kota atau bekerja di pabrik.

“Kalau saya tanya kenapa tidak mau jadi petani, jawabannya capek. Tentu capek, tapi nikmat karena tanahnya milik sendiri,” ucapnya.

Dia menjelaskan, menjadi petani pada saat ini dipermudah dengan adanya kelompok tani serta dukungan dari pemerintah. “Dengan kelompok tani, para petani bisa memiliki suara yang lebih solid, caranya kerja juga bagus, tahu bibit ini bagus atau tidak,” tambah Megawati.

Pemerintah memberikan dukungan dengan menyediakan benih-benih unggul bagi para petani, sehingga petani tinggal memilih mana yang cocok untuk ditanam di tanah mereka.

Selain panen raya, Megawati juga ikut menanam bibit padi unggul temuan kader PDI Perjuangan Surono Danu bernama Mari Sejahterakan Petani (MSP). Panen kali ini merupakan panen pertama bibit padi MSP di Indramayu.

Megawati juga mengingatkan masyarakat kembali memilih Jokowi untuk melanjutkan program-program kerjanya. Terutama yang menyangkut kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan. “Indonesia butuh pemimpin yang punya visi ke depan di bidang pertanian. Saya melihat Jokowi bukan karena saya memilih beliau, tetapi orang ini (Jokowi) mau kerja. Dia kerja keras, sederhana, ngomongnya saja sangat sopan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...