Senin
24 Agustus 2026 | 8 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati di Usia 79 Tahun, Fuad Benardi: Pemimpin Tangguh yang Setia Menjaga Demokrasi

pdip jatim 251031 msp

SURABAYA – Di usia ke-79 tahun, Megawati Soekarnoputri bukan sekadar dikenang sebagai Presiden kelima Republik Indonesia atau Ketua Umum PDI Perjuangan.

Lebih dari itu, dia adalah simbol keteguhan, pengorbanan, dan konsistensi dalam menjaga demokrasi, bahkan ketika sejarah menempatkannya dalam posisi paling sulit.

Demikian disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi di Surabaya, Jumat (13/1/2026).

Fuad menyebut perjalanan hidup Presiden ke-5 RI itu adalah potret kepemimpinan yang lahir dari penderitaan, bukan kemudahan. Sejak era Orde Baru, Megawati telah merasakan langsung tekanan politik, bahkan dalam ranah paling personal.

Menurut Fuad, pada masa ketika nama “Soekarno” justru menjadi beban, putra-putri Bung Karno mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan sesuai jenjangnya. Dalam kondisi itu, Megawati mengambil peran sebagai penopang keluarga.

“Ibu Mega memilih membantu saudara-saudaranya agar tetap bisa bersekolah, bahkan dengan konsekuensi beliau sendiri tidak melanjutkan kuliah. Ini menunjukkan sejak awal, beliau sudah mengorbankan kepentingan pribadi demi tanggung jawab yang lebih besar,” kata Fuad.

Ujian kepemimpinan Megawati kembali terlihat dalam peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996, salah satu tragedi politik paling kelam dalam sejarah reformasi awal. Saat kader dan simpatisan berada dalam kondisi emosi dan siap melakukan perlawanan fisik, Megawati justru mengambil jalan berbeda.

Fuad mengatakan, Megawati tidak pernah menginstruksikan perlawanan anarkis. Dia memilih jalur hukum dan konstitusional sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

“Di tengah tekanan dan ketidakadilan, beliau mengajarkan kader untuk melawan dengan kepala dingin, melalui pengadilan dan jalur hukum. Itu adalah pelajaran demokrasi yang mahal,” paparnya.

Fuad Benardi

Pada Pemilu 1999, PDI Perjuangan keluar sebagai partai pemenang. Secara moral dan politik, kemenangan itu semestinya mengantarkan Megawati ke kursi presiden.

Namun realitas politik berkata lain. Manuver Poros Tengah mengubah peta kekuasaan, membuat Megawati kembali harus menelan pil pahit.

Meski demikian, Fuad menilai Megawati tetap menunjukkan kedewasaan berpolitik dengan menerima keputusan tersebut demi stabilitas nasional.

“Beliau bisa saja menggerakkan massa, tapi yang dipilih adalah menjaga persatuan bangsa. Ini menunjukkan jiwa negarawan sejati,” ucap Fuad.

Ketika akhirnya dipercaya menjadi Presiden pada 2001, meski dalam waktu relatif singkat, Megawati justru meletakkan fondasi penting bagi demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Dua warisan institusional paling krusial lahir pada masa kepemimpinannya: Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fuad menyebut, kehadiran MK dan KPK adalah bukti bahwa Megawati berpikir jauh melampaui masa jabatan. “MK menjaga konstitusi, KPK menjaga moral kekuasaan. Dua lembaga ini menunjukkan bahwa Ibu Mega membangun sistem, bukan sekadar kekuasaan,” tegasnya.

Di usia 79 tahun saat ini, Megawati tetap menjadi rujukan moral dan ideologis bagi kader PDI Perjuangan dan bangsa Indonesia. Bagi Fuad Benardi, keteladanan Megawati terletak pada kesetiaannya pada prinsip, bukan pada ambisi pribadi.

“Selamat ulang tahun ke-79 Ibu Megawati Soekarnoputri. Semoga selalu sehat dan terus memberi kontribusi pemikiran serta keteladanan bagi bangsa dan negara,” ucapnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...