Kamis
20 Agustus 2026 | 7 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Media Boleh Menggigit, tapi Jangan Melukai”

pdip jatim - presiden jokowi di ultah Antara

pdip jatim - presiden jokowi di ultah AntaraJAKARTA — “Media boleh tajam, tapi tetap mendidik, bukan tajam yang melukai, bukan tajam yang menusuk. Media boleh mengigit, tapi jangan melukai.”

Ungkapan itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara peringatan ulang tahun Perum LKBN Antara ke-77 di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (18/12/2014) malam. Di puncak acara HUT Antara itu, Jokowi menerima anugerah penghargaan Antara Achievement Award 2014.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan media untuk tetap menjalankan fungsi edukasi dalam pemberitaan dan tidak mengutamakan berita-berita sensasional. Sebab, jelas Jokowi, saat ini media massa sudah sangat terbuka.

Menurutnya, dengan industri media saat ini, ada kecenderungan media selalu melihat kebutuhan pasar dalam pemberitaannya, termasuk mengolah berita sensasional. Padahal, kata Jokowi, media seharusnya bisa menggerakkan dan mengorganisasi masyarakat. Dia minta media tidak selalu menampilkan hal-hal negatif meski berfungsi dalam hal kontrol sosial.

“Menggigit tapi yang mendidik, bukan yang melukai, bukan mendidik yang membuat berdarah. Sekarang ini karena media industri maka yang dilihat adalah kebutuhan pasar, pasar senang sensasional yang disampaikan hal-hal yang sensasional,” ujarnya.

Padahal untuk kebaikan dan kemajuan bangsa, lanjut dia, media bisa menggerakkan dan mengorganisir masyarakat. Dan bisa mencerahkan dan mendidik dalam hal apapun.

Di acara itu, Jokowi dianugerahi penghargaan Antara Achievement Award 2014 di kriteria “Man of The Year” atau Tokoh Pilihan Rakyat 2014 karena dianggap membawa semangat dan inspirasi bagi masyarakat luas. Jokowi yang hadir bersama Menkominfo Rudiantara menerima Antara Achievement Award yang diserahkan Direktur Utama LKBN Antara Saiful Hadi.

Jokowi dinilai sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan pertama yang menapak karir politik mulai kepala daerah di tingkat kota sebagai Wali Kota Surakarta dan di tingkat provinsi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Jokowi juga menjadi presiden pertama yang disambut sangat meriah oleh rakyat dan mengharukan setelah mengucapkan sumpah dan janji pada 20 Oktober 2014 di MPR RI,” ujar Saiful. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...