Selasa
27 Oktober 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuk Banyuwangi, Pendatang Langsung Dikarantina di GOR Tawangalun

pdip-jatim-anas-pantau-pemudik01

BANYUWANGI – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi terus memperketat akses masuk bagi pendatang seiring larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah pusat. Semua orang yang datang bakal langsung digiring ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Tawangalun untuk dikarantina.

“Langkah ini kami ambil agar bisa optimal memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mungkin tidak mengenakkan, tapi mohon permakluman bagi warga yang baru datang,” tegas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (3/5/2020).

Anas mengatakan, opsi karantina di GOR karena masih ada orang yang nekat pulang kampung. Meski sudah diberi opsi isolasi mandiri di rumah masing-masing atau rumah isolasi berbasis desa, di lapangan masih ditemukan yang belum tertib melakukan isolasi.

Sehingga GOR Tawangalun disiapkan bagi mereka yang baru datang maupun yang tak tertib isolasi.

Menurut Anas, langkah Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi ini adalah ikhtiar bersama untuk memutus penularan virus, agar masyarakat bisa segera bisa hidup normal lagi.

“Jadi tolong untuk kali ini saja, bagi yang ingin mudik, tahan keinginan untuk bertemu keluarga. Ini untuk melindungi orang tua dan saudara di kampung, ” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah minta agar Pelabuhan Gilimanuk menghentikan penjualan tiket penyeberangan ke Jawa bagi pemudik. Namun, terjadi antrean panjang di Gilimanuk.

Para pemudik itu memang tak semuanya menuju ke Banyuwangi, tapi juga akan menuju ke berbagai kabupaten/kota lain, sehingga akhirnya penyeberangan terpaksa dibuka.

”Dalam kondisi seperti itu, maka kami terpaksa akan melakukan tindakan lebih tegas, yaitu yang datang wajib karantina 14 hari di GOR Tawang Alun, milik Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak, mulai teman-teman kepolisian dan TNI, juga pihak pelabuhan. Semuanya mendukung dan siap mengawal kebijakan ini,” sambung Anas.

Sekretaris Daerah Mujiono menambahkan, untuk pemudik yang masuk lewat Pelabuhan Ketapang, misalnya, akan langsung dibawa menuju GOR.

Kemudian pemudik yang masuk GOR akan didata dan diberi pilihan. ”Mau karantina di GOR atau di rumah isolasi yang ada di desa,” ujarnya.

Untuk yang kembali di desa, dibuatkan perjanjian. Apabila tidak menaati karantina, bersedia dijemput petugas untuk dikarantina di tempat yang disediakan Pemkab Banyuwangi, salah satunya GOR Tawangalun.

Dia mengatakan, GOR Tawangalun siap difungsikan sebagai tempat karantina dalam beberapa hari ini. ”Sesegera mungkin disiapkan. Insya Allah Senin sudah siap,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...