Masifkan Konsumsi Ikan, Bupati Ngawi Kukuhkan Forikan; Tebar 1 Juta Benih per Tahun hingga Rencana Kios Khusus Ikan Segar

 171 pembaca

NGAWI – Konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Ngawi masih rendah. Data Dinas Perikanan dan Peternakan, tingkat konsumsi perkapita baru 32 kilogram tiap tahun. Angka tersebut masih sangat jauh ketimbang rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun tingkat Nasional.

Pemkab Ngawi tentu tidak tinggal diam. Apalagi, konsumsi ikan bisa menjadi alternatif pengganti lauk pauk sumber protein hewani, seperti telur, ayam, dan daging yang harganya kian mahal. Harga ikan tentu masih sangat terjangkau dari pada lainnya.

Agar masyarakat Ngawi menggemari makan ikan, Pemkab Ngawi membentuk Forum Peningkatan Makan Ikan (Forikan). Forum tersebut, dikukuhkan langsung oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, pada Rabu (23/11/2022).

Bupati Ngawi mengatakan, keberadaan Forikan diharapkan bisa menggenjot tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Ngawi. Lebih khusus bagi anak-anak, generasi penerus Kabupaten Ngawi.

“Diharapkan Forikan bisa mendorong gerakan-gerakan makan ikan di Kabupaten Ngawi,” kata Bupati Ngawi kepada awak media.

Pada Forikan tersebut, salah satu komponen keanggotaannya adalah Tim Penggerak PKK. Bupati Ngawi berharap, PKK bisa mendorong kreativitas pengolahan ikan untuk masyarakat.

Apalagi, menurut Bupati Ngawi, rendahnya konsumsi ikan sebab minimnya kreativitas dalam membuat menu olahan berbahan ikan. Kebanyakan, masyarakat mengolah ikan hanya digoreng atau dibakar. Sangat jarang masyarakat mengolah ikan dengan berbagai menu yang menarik.

“Adanya Tim Penggerak PKK diharapkan bisa menghadirkan kreativitas dalam pengolahan ikan. Sehingga anak-anak kita akan suka, kemudian tingkat konsumsi ikan kita juga akan meningkat,” ucap Bupati Ngawi.

Saat ini harga lauk pauk sumber protein hewani masih tinggi. Ikan bisa menjadi alternatif pengganti, namun dengan harga yang terjangkau. Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut pun tidak ingin masyarakat tidak mendapat asupan protein hewani, ketika harga daging melonjak.

“Jangan sampai kemudian, ketika protein hewani mahal, masyarakat kita tidak makan protein. Itu kan sayang. Alternatifnya ikan, yang harganya jauh lebih murah daripada yang lain,” ucapnya.

Soal peningkatan konsumsi ikan bagi masyarakat Ngawi bukan omongan belaka. Hal itu juga didukung dengan kapasitas pasokan ikan yang melimpah di Kabupaten Ngawi. Baik perikanan budidaya atau perikanan tangkap.

Terlebih, Kabupaten Ngawi juga memiliki sejumlah waduk dengan kapasitas besar. Bupati Ngawi ingin sarana penampung air tersebut bisa dimanfaatkan maksimal untuk perikanan.

“Sayang kalau potensi ini tidak kita maksimalkan. Contoh di Thailand, waduk di sana ikannya melimpah. Terus kemudian ikan bisa dipanen, tapi tidak perlu dikasih makan. Kita punya potensi itu, kenapa tidak kita maksimalkan,” ucapnya.

Bupati Ngawi menyebut, hal itu bisa diterapkan di Ngawi. Ketika nanti sudah berjalan, dan menghasilkan ikan yang melimpah, kemudian kebutuhan ikan di pasaran Ngawi khususnya bisa tercukupi maksimal.

“Ketika panennya tinggi, tentu saja harga ikan akan rendah. Dan itu akan sangat perfect sekali sebagai subtitusi protein hewani yang mahal,” ucapnya.

Bupati Ngawi juga menyatakan, tiap tahun Dinas Perikanan dan Peternakan ditargetkan untuk menebar benih ikan sebanyak 1 juta ekor di perairan, khususnya waduk. Sehingga populasi ikan akan terus ada, dan kian berkembang tiap tahun.

“Minimal satu juta ekor benih ikan pertahun,” ucapnya.

Di samping itu, untuk mendukung upaya tersebut, ke depan juga akan diadakan kios khusus ikan segar di tiap pasar tradisional. Lengkap dengan segala tetek bengek yang dibutuhkan pada kios ikan segar.

“Kalau ngomong ikan segar, lapaknya harus komplit. Ada buangannya, tempat cuci, ada tempat es dan sebagainya. Insya Allah seluruh pasar tradisional kita akan ada tempat khusus ikan segar,” papar Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono.

Pada acara pengukuhan Forikan, Bupati Ngawi juga menyerahkan bantuan untuk masyarakat pembudidaya perikanan. Bantuan berupa paket budidaya ikan, untuk sejumlah pembudidaya perikanan air tawar. (mmf/hs)

Tinggalkan Balasan