Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam, Deni: Sadarkan Semua Orang Bahwa Politik dan Hukum Sudah Seharusnya Dipandu Etika

pdip-jatim-240125-mmd

SURABAYA – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengatakan, pengunduran diri Mahfud MD sebagai Menkopolhukam sebagai langkah penuh etika di tengah berbagai kontroversi etis yang mewarnai Pemilu 2024.

“Pak Mahfud MD menunjukkan kepada rakyat Indonesia arti sebuah integritas, arti etika sebagai standar yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin. Kami semua salut dan angkat topi tanda hormat kepada Prof Mahfud,” ujar Deni Wicaksono di Surabaya, Kamis (1/2/2024).

“Pak Mahfud memegang etika dan integritas tidak dengan kata-kata, namun dengan tindakan dan suri tauladan, sesuatu yang absen ditunjukkan oleh para pejabat puncak negara dalam pemilu kali ini,” sambung politisi muda alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Deni mengatakan, saat Mahfud memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan menteri, publik pun paham bahwa tokoh asal Madura tersebut akan menjadi mata hati dan nurani bagi sebuah pemerintahan yang memegang teguh hukum.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono

“Alasan Pak Mahfud mengundurkan diri untuk menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik menyadarkan semua orang bahwa politik dan hukum sudah seharusnya dipandu etika, dan itu benar-benar ditunjukkan oleh Pak Mahfud,” ujar Deni.

Satu hal lain yang juga patut diapresiasi dari tindakan Mahfud MD selama ini adalah keteguhannya untuk menjaga nilai etis sebagai seorang menteri yang merupakan bawahan Presiden Jokowi. Meskipun berkompetisi dengan Gibran Rakabuming sebagai cawapres yang tak lain adalah anak dari Presiden Jokowi, Mahfud sudah berhasil menunjukkan etikanya dengan tidak pernah mengganggu kebijakan Presiden Jokowi.

“Pak Mahfud tidak mengintersep kebijakan politik Jokowi yang diprotes publik dan menjaga kehormatan pemerintah,” jelasnya.

Deni menegaskan, demokrasi harus berlandaskan etika sebagai fondasinya. “Dan Pak Mahfud sudah menunjukkan bagaimana fondasi etika benar-benar dia pegang teguh. Dia menunjukkan dengan baik di hadapan Presiden Jokowi, di hadapan kita semua, di hadapan rakyat Indonesia,” pungkas Deni. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...