oleh

Lihat Closing Statement Gus Ipul-Puti, Risma: Aku Sampai Mbrebes Mili

-Berita Terkini-7 kali dibaca

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terharu dan merinding mendengar closing statement (pernyataan penutup) dari Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Cawagub Puti Guntur Soekarno dalam debat terakhir pemilihan gubernur (Pilgub) di Dyandra Convention Center Surabaya, Sabtu (23/6/2018) malam.

”Aku merinding lihat closing statement Gus Ipul dan Mbak Puti,” ungkap Risma.

”Itu menunjukkan karakter sesungguhnya dua orang itu, yang tidak hanya mengejar ambisi kekuasaan, yang tulus dan mau mendengar. Coba dengar itu Gus Ipul kan bilang, kalau Bu Khofifah yang terpilih, maka Gus Ipul akan menitipkan program-programnya yang bagus. Sebaliknya kalau Gus Ipul yang terpilih, dia bilang tak ada lagi calon nomor 1 dan 2, semuanya kabeh sedulur kabeh makmur,” imbuh Risma yang melihat debat melalui saluran televisi.

Risma juga terharu mendengar doa Puti yang menurutnya menunjukkan niat tulus dalam mengabdi ke masyarakat.

”Mbak Puti lebih memilih berdoa untuk Jawa Timur, dibanding mendoakan dirinya sendiri. Bagiku itu luar biasa, aku sampai mbrebes mili rasane (merinding terharu). Artinya orang itu kan tulus,” kata wali kota peraih Bung Hatta Anti-Corruption Awards tersebut.

Dalam penutup debat malam ini, Gus Ipul menyatakan, Jawa Timur adalah segala-galanya baginya.

”Bapak/Ibu dan Saudara-saudara yang saya hormati, siapapun yang terpilih sudah tercatat di Lauhul Mahfuzh. Kalau Bu Khofifah nanti terpilih, kita titipkan aspirasi kita semua. Tapi kalau saya yang tepilih tidak ada lagi nomor 1 tidak ada lagi nomor 2, semuanya adalah warga Jawa Timur. Kabeh sedulur, kabeh makmur,” kata Gus Ipul.

Adapun Puti Soekarno mengatakan, di hadapan lukisan Soekarno-Hatta yang menjadi latar panggung, dia dan Gus Ipul berkomitmen untuk menjadi pelayan masyarakat.

”Bismillahirrahmanirrahim, Gusti Allah yang Maha Agung, mugi-mugi Jawa Timur diparingi (dianugerahi) adem, rukun, lan makmur. Aamin ya Rabbal ’alamin,” kata Puti.

Tangan Puti menengadah ke atas berdoa penuh kekhusyukan. Suaranya terdengar bergetar. Ratusan hadirin juga ikut mengamini doa Puti tersebut. (goek)