oleh

Libur Kampanye, Puti Nikmati Pesona Air Terjun Dlundung

-Berita Terkini-15 kali dibaca

MOJOKERTO – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengunjungi destinasi wisata air terjun Dlundung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerjo, Selasa (1/5/2018). Kunjungan cawagub nomor urut 2 itu bukan bagian dari kampanye, melainkan untuk berlibur.

Pendamping Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu memang memutuskan untuk libur kampanye pada Hari Buruh Sedunia kemarin. Momentum libur sehari itu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk refreshing dan jalan-jalan melihat destinasi wisata air terjun di wilayah Mojokerto.

Liburan Puti diunggah dalam akun instagram pribadinya @puti_soekarno. Menurutnya, libur dari aktifitas kampanye itu untuk jalan-jalan dan melihat air terjun.

“Ini hari libur nih, jadi kita lihat air terjun,” kata mantan anggota DPR RI dua periode itu sambil menapaki jalan menuju Air Terjun Dlundung.

Kehadiran Puti di kawasan air terjun di kawasan hutan lindung milik Perhutani seluas sekitar 4,5 hektar itu menjadi perhatian para pengunjung lainnya yang sedang berlibur. Bahkan, para pengunjung tidak segan-segan untuk meminta foto bersama.

“Mbak Puti foto bareng,” pinta sejumlah pengunjung mayoritas perempuan mengajak foto bersama. Kehadiran Puti memang tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Timur. Terlebih, sejak ditetapkan mendampingi Gus Ipul maju di Pilgub Jatim.

Bahkan, terus berkampanye hampir semua kabupaten dan kota di Jawa Timur, populatiras dan elektabilitas putri tunggal Guntur Soekarno dan Emilia Henny itu semakin meningkat.

Meski begitu, di berbagai tempat cucu sulung Presiden pertama RI, Soekarno itu selalu dengan sabar memenuhi permintaan sejumlah pengunjung untuk foto bersama.

Selain melihat langsung pesona air terjun di Dlundung, Puti juga melihat sejumlah pemandangan di area destinasi wisata tersebut untuk foto dengan backroud pemandangan rerumputan hijau nan asri.

“Luar biasa indahnya alam Jawa Timur. Ini bisa jadi potensi pariwisata dengan mengembangkan Seribu Dewi atau seribu desa wisata, yang diprakarsai oleh anak-anak muda dengan pokdarwis-pokdarwis (kelompok sadar wisata) untuk meningkatkan perekonomian lewat pariwisata di pedesaan,” tuturnya. (goek)